Connect With Us

Lubang Jalan di Jembatan Stasiun Rawa Buntu Tangsel Dikeluhkan Pengguna Jalan  

Rahmat Hidayat | Selasa, 10 Mei 2022 | 17:05

Jalan berlubang sekitar 30cm dijalan rawa buntu, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Jalan berlubang di Jalan Rawa Buntu, Kota Tangsel seringkali dikeluhkan pengguna jalan. Terlebih, minimnya penerangan pada malam hari juga membuat kerusakan jalan tidak terlihat.

Pasalnya kerap kali lubang jalan itu membuat rusak velg kendaraan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Arif, 23, pengendara motor mengatakan, jalan berlubang dengan kedalaman 30 sentimeter di beberapa titik itu dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan.

''Bahaya banget lubang jalannya, banyak yang rusak velg motornya gara-gara menghantam lubang itu, apalagi di malam hari ngeri banget,'' ujarnya.

Indra, 29, pengendara mobil mengatakan, dia mengkhawatirkan pengendara lainnya yang belum hafal titik lubang yang ada di jalan tersebut.

''Khawatir kalau yang belum hafal titik lubang jalan yang dalam di mana saja, takutnya kecelakaan, karena kalau malam hari di sini penerangan minim,'' ujarnya.

Mereka berharap pemerintah terkait melakukan perbaikan jalan agar tidak menimbulkan kerugian bagi pengendara.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill