Connect With Us

Lubang Jalan di Jembatan Stasiun Rawa Buntu Tangsel Dikeluhkan Pengguna Jalan  

Rahmat Hidayat | Selasa, 10 Mei 2022 | 17:05

Jalan berlubang sekitar 30cm dijalan rawa buntu, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Jalan berlubang di Jalan Rawa Buntu, Kota Tangsel seringkali dikeluhkan pengguna jalan. Terlebih, minimnya penerangan pada malam hari juga membuat kerusakan jalan tidak terlihat.

Pasalnya kerap kali lubang jalan itu membuat rusak velg kendaraan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Arif, 23, pengendara motor mengatakan, jalan berlubang dengan kedalaman 30 sentimeter di beberapa titik itu dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan.

''Bahaya banget lubang jalannya, banyak yang rusak velg motornya gara-gara menghantam lubang itu, apalagi di malam hari ngeri banget,'' ujarnya.

Indra, 29, pengendara mobil mengatakan, dia mengkhawatirkan pengendara lainnya yang belum hafal titik lubang yang ada di jalan tersebut.

''Khawatir kalau yang belum hafal titik lubang jalan yang dalam di mana saja, takutnya kecelakaan, karena kalau malam hari di sini penerangan minim,'' ujarnya.

Mereka berharap pemerintah terkait melakukan perbaikan jalan agar tidak menimbulkan kerugian bagi pengendara.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill