Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior
Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:38
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
TANGERANGNEWS.com-Sekelompok warga yang mengatasnamakan Ksatria Muda mengamuk di kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis, 25 Agustus 2022.
Mereka geram lantaran tuntutannya terkait peninjauan kembali atas kelayakan lahan rencana pembangunan RSUD Tigaraksa tidak digubris pihak legislatif.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekelompok warga yang berjumlah lima orang tersebut mendatangi kantor wakil rakyat tersebut sekitar pukul 13.30 WIB.
Kemudian, mereka mendatangi Bagian Umum Setwan untuk menanyakan tindak lanjut surat aduan yang mereka layangkan beberapa waktu lalu terkait rencana pembangunan RSUD Tigaraksa.
Saat ditanya petugas keamanan, mereka mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas seperti pot bunga, kursi, dan meja di area lobi DPRD Kabupaten Tangerang. Mereka juga sempat nyaris ribut dengan petugas keamanan.
Juru bicara Ksatria Muda, Faizin mengatakan, sebelumnya Ksatria Muda telah melakukan pertemuan dan berdialog dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang. Selain itu, Ksatria Muda juga telah melayangkan surat terkait persoalan pembangunan RSUD Tigaraksa.
"Jadi, perlu kami pertegas dan garis bawahi, kami sangat mendukung dengan akselerasi pembangunan RSUD Tigaraksa. Akan tetapi, yang kami tolak adalah lokasi yang menurut kami itu sangat tidak layak untuk dipakai dalam fasilitas kesehatan," ujarnya saat dihubungi TangerangNews.
Faizin menuturkan pihaknya geram dengan DPRD Kabupaten Tangerang lantaran tuntutan masyarakat terkait peninjauan kembali atas kelayakan lahan rencana pembangunan RSUD Tigaraksa tidak digubris.
Terlebih, surat yang telah dilayangkannya juga sudah beberapa pekan tidak pernah direspons. Menurutnya, amarah warga merupakan hal yang wajar.
"Tidak ada respon yang signifikan dari Komisi IV setelah kami mengirimkan surat berkenaan dengan persoalan yang kami usut. Bagi kami, resistansi tadi adalah merupakan konsekuensi yang wajar," jelasnya.
Faizin menambahkan, pihaknya masih menunggu respons dari DPRD Kabupaten Tangerang. Jika masih tidak direspons, pihaknya akan mengancam untuk menggelar demo.
"Kami tunggu respons dari Komisi IV, jika kemudian tidak ada respon signifikan, maka kami akan menggelar aksi demonstrasi," pungkasnya.
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
TODAY TAGKantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews