Connect With Us

Tuntutan RSUD Tigaraksa Tak Digubris, Warga Mengamuk di DPRD Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:32

Sekelompok warga yang mengatasnamakan Ksatria Muda mengamuk di kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis, 25 Agustus 2022. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok warga yang mengatasnamakan Ksatria Muda mengamuk di kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis, 25 Agustus 2022.

Mereka geram lantaran tuntutannya terkait peninjauan kembali atas kelayakan lahan rencana pembangunan RSUD Tigaraksa tidak digubris pihak legislatif.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sekelompok warga yang berjumlah lima orang tersebut mendatangi kantor wakil rakyat tersebut sekitar pukul 13.30 WIB.

Kemudian, mereka mendatangi Bagian Umum Setwan untuk menanyakan tindak lanjut surat aduan yang mereka layangkan beberapa waktu lalu terkait rencana pembangunan RSUD Tigaraksa.

Saat ditanya petugas keamanan, mereka mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas seperti pot bunga, kursi, dan meja di area lobi DPRD Kabupaten Tangerang. Mereka juga sempat nyaris ribut dengan petugas keamanan.

Juru bicara Ksatria Muda, Faizin mengatakan, sebelumnya Ksatria Muda telah melakukan pertemuan dan berdialog dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang. Selain itu, Ksatria Muda juga telah melayangkan surat terkait persoalan pembangunan RSUD Tigaraksa.

"Jadi, perlu kami pertegas dan garis bawahi, kami sangat mendukung dengan akselerasi pembangunan RSUD Tigaraksa. Akan tetapi, yang kami tolak adalah lokasi yang menurut kami itu sangat tidak layak untuk dipakai dalam fasilitas kesehatan," ujarnya saat dihubungi TangerangNews.

Faizin menuturkan pihaknya geram dengan DPRD Kabupaten Tangerang lantaran tuntutan masyarakat terkait peninjauan kembali atas kelayakan lahan rencana pembangunan RSUD Tigaraksa tidak digubris. 

Terlebih, surat yang telah dilayangkannya juga sudah beberapa pekan tidak pernah direspons. Menurutnya, amarah warga merupakan hal yang wajar.

"Tidak ada respon yang signifikan dari Komisi IV setelah kami mengirimkan surat berkenaan dengan persoalan yang kami usut. Bagi kami, resistansi tadi adalah merupakan konsekuensi yang wajar," jelasnya.

Faizin menambahkan, pihaknya masih menunggu respons dari DPRD Kabupaten Tangerang. Jika masih tidak direspons, pihaknya akan mengancam untuk menggelar demo.

"Kami tunggu respons dari Komisi IV, jika kemudian tidak ada respon signifikan, maka kami akan menggelar aksi demonstrasi," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Senin, 21 September 2026 | 19:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memindahkan tempat ibadah untuk jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill