Connect With Us

Massa Geruduk Bupati Tangerang, Tolak Pembangunan RSUD Tigaraksa 

Denny Bagus Irawan | Kamis, 7 Juli 2022 | 22:07

Perwakilan massa pemuda yang merupakan warga Kabupaten Tangerang, Banten mendatangi Gedung Bupati Tangerang, Kamis 7 Juli 2022. (@TangerangNews / Denny Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Perwakilan massa pemuda yang merupakan warga Kabupaten Tangerang, Banten mendatangi Gedung Bupati Tangerang, Kamis 7 Juli 2022.

Kedatangan massa yang menamakan diri Ksatria Muda  itu, guna melakukan protes menolak rencana pembangunan RSUD Tigaraksa.

Penolakan pembangunan rumah sakit tipe C itu dilakukan lantaran lokasinya dianggap tidak layak.

"Karena terdapat saluran dan menara transmisi jaringan tenaga listrik dan aliran sungai aktif yang membentang, di tengah lahan yang direncanakan atas pembangunan RSUD Tigaraksa," kata Asmudyanto, Ketua Umum Ksatria Muda.

Dalam dialog yang digelar sekira pukul 13.00 WIB itu, massa diterima oleh Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid untuk berdialog.

Turut hadir seluruh dinas terkait mulai dari Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Perkim), Dinas Kesehatan, Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB), Bappeda, serta Kabag Hukum Pemkab Tangerang.

Dalam audiensi bersama Pemkab Tangerang tersebut, massa meminta Pemkab Tangerang agar membuka seluruh data rencana pembangunan RSUD Tigaraksa termasuk 

Namun, permintaan massa tidak dituruti oleh Pemkab Tangerang.

"Kami meminta seluruh data mulai dari feasibility study, pengadaan tanah, sampai RAB dan lain-lain dibuka, tapi dinas dan sekda tidak memberikan data-datanya," jelasnya.

Dikatakan Asmudyanto, dengan tidak dibukanya dokumen perencanaan pembangunan RSUD Tigaraksa secara transparan, membuat masyarakat membuka asumsi  terjadi konflik kepentingan dalam rencana pembangunan RSUD Tigaraksa. "Kami pun sangat kecewa dan tal puas dengan hasil audiensi.

Karena audiensi terkesan ditutup secara sepihak oleh Pemkab Tangerang," jelasnya.

Akibatnya, sedikit terjadi insiden di luar, karena massa merasa tidak puas dengan keputusan serta sikap pemda yang tidak ingin membuka dokumen perencanaan. 

Dia menegaskan, Ksatria Muda bersama masyatakat tetap akan terus melakukan penolakan sampai lokasi pembangunan RSUD Tigaraksa tersebut dipindah ke tempat lain yang lebih layak.

"Boleh aja ormas, mahasiswa, dan pemuda-pemuda lain dimentahkan, tapi untuk gerakan yang kita bangun betul-betul akan kita kejar sampai lokasinya pindah," tandasnya.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill