Halal Bi Halal Konsolidasi PKS Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang melakukan konsolidasi menjelang persiapan tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Terdapat tiga agenda besar yang digagas oleh partai yang muncul di era reformasi itu.
"Tiga subtansi perpolitikan yang digagas oleh PKS Kota Tangerang," ujar Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo didampingi sekretarisnya Bayu Triatmaja, usai Halal Bihalal 1443 H Konsolidasi PKS Kota Tangerang di Jatiuwung, Minggu 12 Juni 2022.
Tiga substansi perpolitikan tersebut yakni, silahturahmi kebangsaan dengan berbagai elemen masyarakat.
Langkah itu sebagai upaya kolaborasi dalam mengentaskan problem di tengah masyarakat.
"Sudah satu tahun lalu silahturahmi kebangsaan kami lakukan," katanya.
Kedua, yakni politik gagasan yang ditawarkan PKS. Sebagai partai kader pihaknya selalu mengedepankan ide dan gagasan untuk kepentingan masyarakat luas.
"Untuk konteks Kota Tangerang kemarin saut-sautan itu politik gagasan, bahwasanya direspons oleh eksekutif seperti pembangunan RSUD di dapil dua dan terkait Hotline. Alhamdulillah masukkan kita ditindak lanjuti," ungkapnya.
Ketiga, politik kemandirian yang membuat PKS sebagai partai politik yang tidak disandera oleh oligarki dari internal maupun eksternal
"Alhamdulillah PKS spirit kolektifitas untuk partai. PKS itu partai kantong sendiri. Semua itu digalang dan disusun kader-kadernya. Dengan itu, kita bisa membela rakyat secara independen," jelasnya.
Arief berharap, ketiga agenda politik tersebut bisa membawa demokrasi di Indonesia berpihak kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Bea Cukai Soekarno-Hatta, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar tiga upaya penyelundupan narkotika lintas jaringan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga penyintas kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Karyawan 3, Gang Kenanga 2, Kecamatan Karang Tengah, Selasa 16 Juni 2026 lalu.
Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.