Connect With Us

Toko Penjual Obat Keras Ilegal Tutup saat Dirazia Polsek Cisoka

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:35

Toko kosmetik yang diduga menjual obat-obatan golongan G di Cisoka, Kabupaten Tangerang tutup saat dirazia petugas pada Selasa 11 Oktober 2022 malam. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–Polsek Cisoka tidak mendapatkan hasil saat razia toko kosmetik yang diduga menjual obat-obatan golongan G di Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Selasa 11 Oktober 2022 malam.

Pasalnya, toko-toko yang disebut marak menjual obat golongan G seperti Hexymer dan Tramadol HCI dalam kondisi tutup.

"Hasil dari giat tersebut, ketika kami sampai di sana toko yang diduga menjual obat tersebut ternyata sudah tutup," ujar Kapolsek Cisoka Eddy Sumantri Saputra, Rabu, 12 Oktober 2022.

Eddy menyebutkan, pihaknya merasa tidak puas dan putus asa atas hasil nihil dalam razia ini. Eddy mengaku tetap menggali informasi apakah toko tersebut sudah tutup lama atau baru.

"Ada beberapa toko yang sudah tutup semenjak bulan puasa, namun ada juga yang baru tutup beberapa hari yang lalu," jelas Eddy.


Eddy pun mengimbau, masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak mengonsumsi obat keras golongan G tersebut.

"Akibat kerusakan pada tubuh, dan jika itu terjadi tanpa resep dokter di jual bebas berarti sudah melanggar ketentuan hukum yang berlaku," pungkas Eddy.

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill