KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Penjual obat keras golongan G berkedok toko kosmetik yang diperjual belikan secara ilegal di wilayah Cisoka-Solear, Kabupaten Tangerang kerap membandel meski sering dirazia. Sanksi berupa penyitaan obat dan teguran diduga membuat pelaku tidak jera.
Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang mengatakan pihaknya terus berupaya berantas dan tindak tegas kios obat ilegal tersebut dengan menjeratnya secara hukum.
"Sanksi tegas pastinya dapat dilakukan dengan upaya penegakan hukum, baik yang dilakukan oleh penyidik Polri atau penyidik PNS Badan POM," ujar Sony Mughofir, Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang, Selasa, 27 September 2022.
Ia mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan rutin terhadap kios-kios tersebut. Terkadang mereka mengubah modus cara berjualan untuk mengelabuhi petugas,
"Kalau konfirmasi tentang mereka yang membandel memang benar adanya," kata Sony.
Loka POM Tangerang juga berkontribusi menjadi saksi ahli terhadap perkara-perkara yang dibawa ke meja persidangan.
Pihaknya hari ini sudah menerima empat permohonan ahli dari Polres Kota Tangerang, semuanya terkait obat-obat terlarang.
"Secepatnya pasti kami respon, Tetapi akan lebih baik jika kegiatan turun dilakukan secara gabungan yang melibatkan tiga pilar dan kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terkait hal ini," jelasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews