Connect With Us

Waduh! Obat-obatan Terlarang Marak Beredar di Cisoka dan Solear Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 23 September 2022 | 21:37

Ilustrasi obat keras. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Peredaran penyalahgunaan ketersediaan farmasi jenis obat hexymer dan tramadol sangat marak di Kabupaten Tangerang.

Sejumlah toko berkedok kosmetik memperjualbelikan obat-obatan keras golongan G tersebut secara bebas di wilayah Kecamatan Cisoka dan Kecamatan Solear.

Aktivis Solear, Zulkarnain menilai, aparat penegak hukum belum maksimal dalam memberantas peredaran obat yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

"Kurang lebih ada 10 toko obat hexymer dan tramadol di wilayah Kecamatan Cisoka dan Solear, dan sampai saat ini masih bebas beroperasi," jelasnya, Jumat, 23 September 2022.

Zulkarnain mengaku miris dengan keberadaan pedagang yang merupakan pendatang, lalu mengedarkan obat-obatan terlarang dengan menyasar generasi muda di Tangerang.

"Mereka untung, dapat omzet besar tiap hari. Sementara generasi kita di sini buntung, mabok, beler, dampak dari obat keras yang dijual bebas tanpa resep dokter itu," ungkapnya.

Ia meminta pemangku kepentingan seperti Polsek Cisoka, Satpol PP, dan Dinkes Kabupaten Tangerang, untuk memberantas peredaran obat terlarang ini.

Ia menambahkan, jika tidak ada tindakan dari pihak aparat penegak hukum, maka warga yang akan bertindak.

"Beberapa waktu lalu di Solear sempat disegel, namun sekarang sudah buka lagi. Alasan pemilik toko sudah bayar denda Perda Rp5 juta. Ini enggak sebanding dengan rusaknya masa depan generasi muda kita," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill