Connect With Us

Ini Pesan Terakhir Korban Gangster kepada Ibunya Sebelum Tewas Dikeroyok di Cikupa Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 23 Januari 2023 | 15:28

Keluarga korban gangster yang tewas di rumah duka di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-M, 19, ternyata sempat menyampaikan pesan kepada ibunya sebelum menjadi korban pengeroyokan gangster hingga tewas di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.  

Nurhayati, 43, ibu korban menyebut, sebelum tragedi nahas itu, putranya sempat berpesan untuk menjaga adiknya.

"Omongannya itu titip adiknya, jangan seperti Lana (panggilan korban)," ucapnya kepada Tangerangnews.com di rumah duka, di Kampung Peusar, RT03/01, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin, 23 Januari 2023.

M sendiri sehari-harinya berdagang jajanan Jepang, takoyaki. Sebelum kejadian, Nurhayati mempunyai firasat aneh karena tidak biasanya M memeluk dan mencium dirinya.

"Firasat itu saat dia ngerangkul saya, terus nyiumin saya selayaknya ibu sama anak," katanya.

Nurhayati berharap kepada pihak kepolisian agar bisa segera menangkap para pelaku gangster yang menganiaya anaknya hingga tewas.

"Pelakunya harus kena hukum yang setimpal," tegasnya.

Sebagai informasi, dua pemuda dikeroyok kelompok gangster di Kampung Kadu Lembur, RT08/03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 22 Januari 2023, dini hari. 

Pengeroyokan tersebut menyebabkan MA, 19, warga Kampung Peusar, RT03/01, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia.

Sedangkan temannya AS, 20, warga Kampung Bedeng, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, mengalami luka-luka.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill