Connect With Us

Kawanan Gangster Sadis di Panongan Tangerang Dibekuk, Korbannya Dibacok

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 1 November 2022 | 16:40

Kelompok gangster sadis ditangkap aparat Polsek Panongan, Polresta Tangerang Kota, Selasa 1 November 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Polsek Panongan, Polresta Tangerang Kota, menangkap kawanan gangster yang melakukan pencurian dengan kekerasan di kawasan Kabupaten Tangerang.

Para pelaku berinisial YP, AA, ADS dan DAI dan seorang penadah berinisial DN. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda.

Kapolsek Panongan Iptu Syamsul Bahri mengatakan, masing-masing pelaku mempunyai peran. YP dan DAI sebagai eksekutor yang membacok korban di TKP.  Lalu, AA yang membawa kabur motor korban dan ADS yang mengawasi situasi jalan.

Terakhir tersangka DN sebagai penadah yang menerima dan membayar hasil rampokan dari keempat pelaku.

"Jadi ADS ini yang menggambarkan rute jalan dan mengarahkan jalan, karena dia tinggal di Panongan," ucapnya saat konferensi pers di Mapolsek Panongan, Selasa, 1 November 2022.

Kelima pelaku ini berhasil ditangkap atas laporan masyakarat pada Senin 17 Oktober 2022, atas aksi pencurian dengan kekerasan di beberapa titik di wilayah hukum Polsek Panongan.

Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya menangkap YP, AA dan ADS di wilayah Bekasi, DAI di Panongan dan DN di Cinangka, Kota Cilegon.

"Mereka sudah beraksi 12 kali, sembilan kali di Panongan dan tiga kali luar wilayah Polresta Tangerang," kata Syamsul.

Menurut Syamsul, aksi para pelaku ini sudah terorganisir. Total ada sembilan pelaku yang beraksi, lima telah ditangkap, empat lainnya masih dalam pencaharian (buron).

Mereka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

"Barang bukti yang sudah kita amankan yaitu ada 12 unit kendaraan sepeda motor dan satu celurit warna kuning," tegasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill