Connect With Us

Gagal Tawuran, Sejumlah Anggota Gangster di Tangsel Diringkus

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:18

Ilustrasi penangkapan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pihak kepolisian meringkus delapan remaja dari dua kelompok gangster yang akan melakukan tawuran di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

"Sebelumnya dua kelompok anak remaja ini bersepakat menggelar tawuran di kawasan Parigi Lama, Pondok Aren, dengan janjian di media sosial," Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, Selasa, 11 Oktober 2022.

Dia menjelaskan, tertangkapnya delapan anak pelaku tawuran itu, bermula dari tertangkapnya satu anak pelaku tawuran berinisial FA, oleh warga setempat pada Minggu, 9 Oktober 2022 dini hari.

"Setelah diinterogerasi, pelaku berinisial FA, sempat berbohong dengan mengaku sebagai korban begal. Akhirnya pelaku mengaku bagian dari remaja pelaku tawuran dengan kelompok tertentu yang bersepakat untuk tawuran dengan kelompok lain," katanya.

Baca juga: Polisi Gagalkan Sekelompok Remaja Tawuran Bercelurit di Karang Tengah Tangerang

Namun, saat FA dan rekan-rekannya yang lain tiba di lokasi tawuran yang telah disepakati, warga setempat membubarkan mereka. Lantaran panik, FA terjatuh dari sepeda motornya dan teman-temannya yang lain meninggalkannya di lokasi.

"Kemudian berdasarkan hasil rekaman CCTV, memperlihatkan para pelaku tawuran saat dikejar oleh warga setempat. Setelah itu Tim Opsnal melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan delapan anak laki-laki yang diamankan dari rumahnya masing-masing," terang Kapolres.

Adapun delapan anak remaja pelaku tawuran yang diamankan tersebut, tujuh anak di antaranya berasal dari kelompok Allbase dan satu anak dari kelompok gangster. Seluruh pelaku tawuran tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Pondok Aren untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Baca juga: Bacok Pelajar Sampai Jari Nyaris Putus saat Tawuran di Batuceper Tangerang, Sansan Ditangkap

"Terhadap ke delapan anak-anak ini kami panggil orang tuanya, ketua RT tempat tinggalnya, guru-guru di sekolahnya dan kami data di aplikasi ada polisi," pungkasnya. 

TANGSEL
Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat pengawasan internal dan tata kelola birokrasi guna mencegah potensi kecurangan (fraud) di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Cegah Kekerasan Anak, PBNU Wajibkan Pesantren di Tangerang Punya Kanal Pelaporan dan CCTV

Cegah Kekerasan Anak, PBNU Wajibkan Pesantren di Tangerang Punya Kanal Pelaporan dan CCTV

Senin, 3 Agustus 2026 | 17:35

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) menegaskan sikap zero tolerance terhadap segala bentuk tindakan kekerasan di lingkungan pondok pesantren.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill