Connect With Us

Pakai 401 Hektare Lahan, Proyek Tol Katara Sepanjang 38 Km Lintasi 35 Desa di Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 23 Februari 2023 | 22:01

Ilustrasi peta proyek Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg (Katara) Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Proyek pembangunan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg (Katara) akan melewati 35 desa di enam kecamatan Kabupaten Tangerang.

Rencananya, tol yang merupakan program pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini akan memiliki 7 interchange, 2 junction, 1 on ramp, serta terdapat 4 jembatan dan 5 underpass.

Humas Pemerintah Kabupaten Tangerang Ahmad Suryadi mengatakan yang terdampak pembangunan tol tersebut yakni wilayah Kecamatan Teluknaga ada 7 Desa, Kosambi 6 Desa, Sukadiri 4 Desa, Pakuhaji 5 Desa, Rajeg 5 Desa dan  Mauk 7 Desa.

Suryadi yang juga menjabat Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang ini mengatakan, pengerjaan tol tersebut akan dilaksanakan oleh pihak swasta.

Namun, pihaknya sendiri belum mengetahui dan mendapatkan informasi kapan pembangunan akan dimulai.

"Sementara itu, pembangunannya itu belum tau, kita juga belum ada informasi," ucap Suryadi kepada Tangerangnews.com Kamis, 23 Februari 2023.

Dia menyebut jika melihat kuntur tanahnya yang kebanyakan sawah di wilayah itu, pembangunan tol tersebut tidak akan menjadi tol layang.

"38,6 kilometer perkiraan panjangnya. Tol-nya kalau dilihat dengan adanya underpass dan lain-lainnya sepertinya tol bawah tanah," ujar Suryadi.

Kemungkinan jika membutuhkan lahan untuk pembangunan tol tersebut, biasanya pemerintah daerah setempat diminta oleh pemerintah pusat untuk mengurusnya.

"Tol itu dibangun langsung oleh Provinsi Banten. Untuk tanahnya sendiri yang akan dibebaskan sekitar 401 sekian hektare. Kebutuhan lahan biasanya ke pemda setempat, bukan provinsi yang membebaskan. Data fisiknya di (Dinas) Pertanahan," sambungnya.

Adapun berdasarkan informasi 35 desa itu di antaranya adalah:

 

1. Kecamatan Mauk

- Desa Tegal Kunir Lor

- Desa Marga Mulya

- Desa Ketapang

- Kelurahan Mauk Timur

- Desa Mauk Barat

- Desa Sasak

- Desa Gunung Sari

 

2. Kecamatan Rajeg

- Desa Rancabango

- Desa Sukamanah

- Kelurahan Sukatani

- Desa Rajeg

- Desa Lembang Sari

 

3. Kecamatan Pakuhaji

- Desa Kohod

- Desa Kramat

- Desa Sukawali

- Desa Surya Bahari

- Desa Kalibaru

 

4. Kecamatan Teluknaga

- Desa Kampung Besar

- Desa Lemo

- Desa Tegal Angus

- Desa Tanjung Pasir

- Desa Pangkalan

- Desa Tanjung Burung

- Desa Kampung Melayu Timur

 

5. Kecamatan Kosambi

- Kelurahan Dadap

- Desa Kosambi Timur

- Desa Kosambi Barat

- Desa Selembaran Jati

- Desa Selembaran Jaya

- Desa Cengklong

 

6. Kecamatan Sukadiri

- Desa Sukadiri

- Desa Pekayon

- Desa Rawakidang

- Desa Karang Serang

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill