Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Ali menyebut pihaknya akan terus mengawasi proyek pembangunan Flyover Cisauk, dengan anggaran senilai Rp96,8 miliar tersebut.
"Artinya kami akan terus mengawasi proyek Flyover Cisauk yang multiyears. Tapi bukan hanya (pembangunan) di situ saja di mana pun kita akan terus mengawasi," katanya saat dihubungi Tangerangnews.com, Selasa, 1 Oktober 2022.
Jika memang ada laporan mengenai kecurangan atau dalam bentuk apapun, maka pihaknya akan atensikan hal tersebut ke dinas terkait.
"Karena itu juga bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang dan uang masyarakat, maka harus benar-benar diperhatikan," ujarnya.
Ia juga mengintruksikan kepada dinas terkait agar serius dalam pekerjaan yang sudah dimulai dengan pencanangan tiang pertama pada Sabtu, 29 Oktober 2022, lalu.
"Pada intinya kita semua harus saling mengawasi, tetapi jika ada laporan masuk ke kami itu jadi atensi. Bukan hanya proyek itu yang akan kami awasi, tapi di mana pun akan kami awasi," tegas Ali.
Pihaknya pun akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada waktunya nanti, untuk memastikan pekerjaan proyek tersebut berjalan seusai rencana.
"Pengawasan kami yaitu akan melakukan sidak bersama sama komisi 4 untuk melihat bagaimana kinerjanya pada pembangunan tersebut," pungkasnya.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews