Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Ali menyebut pihaknya akan terus mengawasi proyek pembangunan Flyover Cisauk, dengan anggaran senilai Rp96,8 miliar tersebut.
"Artinya kami akan terus mengawasi proyek Flyover Cisauk yang multiyears. Tapi bukan hanya (pembangunan) di situ saja di mana pun kita akan terus mengawasi," katanya saat dihubungi Tangerangnews.com, Selasa, 1 Oktober 2022.
Jika memang ada laporan mengenai kecurangan atau dalam bentuk apapun, maka pihaknya akan atensikan hal tersebut ke dinas terkait.
"Karena itu juga bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang dan uang masyarakat, maka harus benar-benar diperhatikan," ujarnya.
Ia juga mengintruksikan kepada dinas terkait agar serius dalam pekerjaan yang sudah dimulai dengan pencanangan tiang pertama pada Sabtu, 29 Oktober 2022, lalu.
"Pada intinya kita semua harus saling mengawasi, tetapi jika ada laporan masuk ke kami itu jadi atensi. Bukan hanya proyek itu yang akan kami awasi, tapi di mana pun akan kami awasi," tegas Ali.
Pihaknya pun akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada waktunya nanti, untuk memastikan pekerjaan proyek tersebut berjalan seusai rencana.
"Pengawasan kami yaitu akan melakukan sidak bersama sama komisi 4 untuk melihat bagaimana kinerjanya pada pembangunan tersebut," pungkasnya.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGPenetapan 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprov Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan menjadi perhatian serius KONI Kota Tangerang.
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews