Connect With Us

Membahayakan, Jembatan Cisadane Penghubung Cisauk-Serpong Tangerang Rusak Parah

Tim TangerangNews.com | Senin, 28 Maret 2022 | 14:50

Jembatan yang terletak di desa Sampora kecamatan Cisauk menghubungkan Kabupaten Tangerang dan Tangerang selatan. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Warga dan pengguna jalan mengkhawatirkan jembatan penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan rusak parah. Jembatan yang berlokasi di Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, ini sudah tidak layak pakai.

Kerusakan pada jembatan yang dibangun pada 1982 itu terjadi di seluruh badan jembatan, mulai dari jalan yang berlubang, sampai tiang besi penyangga patah dan terlepas.

Pengguna jalan dan warga setempat pun mengeluhkan kondisi jembatan yang sudah terbilang tua itu. Seperti halnya Arif, seorang pengguna jalan yang setiap hari melewati jembatan tersebut. 

Arif mengatakan, jembatan ini akses terdekat untuk menuju tempat dia bekerja. “Saya merasa risih dan takut setiap melewati jembatan ini, karena kita tidak tahu kapan musibah datang. Takutnya pas saya lewat jembatan ini roboh,” ucap Arif.

Arif berharap pemerintah segera bertindak untuk memperbaiki jembatan ini agar para pengguna jalan merasa nyaman dan aman ketika melintasinya. 

Begitu juga dengan warga setempat, Tarmin, yang mengaku khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada jembatan di daerahnya itu.

Ia menerangkan bahwa selain usia jembatan sudah tua, jembatan tersebut juga banyak sekali mengalami kerusakan.

“Semoga pemerintah bisa cepat mengganti jembatan ini, masa harus nunggu ada korban jiwa karena jembatan roboh baru bertindak,” ujar Tarmin.

“Itu jalannya ditambal pakai pelat besi karena bolong dan banyak tiang besi patah, bahaya banget untuk pengguna jalan,” tambah dia.

BANTEN
Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36

Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill