Connect With Us

Pelebaran Jembatan Ciujung Capai 91 Persen

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 15 Maret 2022 | 21:36

Pelebaran Jembatan Ciujung di Km 56+ 700 hingga KM 57+ 300 arah Merak dan Jakarta yang dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Progres pelebaran Jembatan Ciujung di Km 56+ 700 hingga KM 57+ 300 arah Merak dan Jakarta yang dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak sejak awal bulan Februari 2022 kini sudah mencapai 91,5 persen.

Saat ini sisa pekerjaan yang harus diselesaikan tinggal penyambungan jembatan beton baru dan jembatan beton eksisting.

Adapun pelebaran jembatan ini dilakukan akibat dari kapasitas jalan yang sudah hampir tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas dan menyebabkan potensi terjadinya kemacetan.

“Sehingga hal ini menjadi salah satu upaya atau solusi kami sebagai pengelola jalan tol untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR ASTRA Tol Tangerang-Merak Uswatun Hasanah, Selasa 15 Maret 2022.

Kegiatan rekonstruksi jembatan Ciujung dimulai pada awal bulan Februari 2022. Dalam pelaksanaan proyek ini, manajemen traffic yang diterapkan adalah dengan diberlakukannya sistem Contra Flow pada Jalur Arah Merak dan Jakarta.

Kegiatan pengalihan arus lalu lintas tersebut dilakukan karena adanya pekerjaan rekonstruksi jembatan box baja eksisting dan bertujuan agar lalu lintas di area proyek tidak terhenti. “Sehingga dengan demikian dapat mengurangi kemacetan yang terjadi,” jelasnya.

Perambuan lengkap, pemasangan pagar dan penerangan jalan juga telah dipersiapkan guna untuk menunjang sistem Contra Flow yang diterapkan. Pengalihan arus lalu lintas dimulai dari KM 56+800 s.d KM 57+400 di jalur arah Jakarta.

“Kami menyampaikan permohonan maaf dikarenakan gangguan perjalanan akibat antrian yang cukup panjang, dan saat ini kami masih harus memberlakukan peralihan lalu lintas (Contra Flow),” tuturnya.

Untuk pekerjaan penyambungan jembatan beton baru dan jembatan beton eksisting akan dimulai pada pertengahan bulan Maret 2022, setelah rekonstruksi jembatan box baja selesai dikerjakan.  Secara keseluruhan proyek ini diprediksi akan selesai pada April 2022.

Pekerjaan proyek yang cukup kompleks ini dalam pelaksanaannya menggunakan metode yang membutuhkan beberapa tahapan seperti Erection Steel Box Girder Baja (Jalur B arah Jakarta) dan Erection Girder Box Beton (Jalur A arah Merak).

Upaya yang telah dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak untuk memastikan kondisi lalu lintas teraman bagi pengguna jalan saat proyek berlangsung, adalah berkoordinasi dengan Korlantas PJR Turangga 003,  Kementerian PUPR, Polda Banten, Dinas Perhubungan, Kontraktor serta internal pelayanan lalu lintas Astra Tol Tangerang-Merak yang dikelola oleh Astra Infra Solution.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill