Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Jalan layang atau Flyover Cisauk, Kabupaten Tangerang, mulai dibangun ditandai dengan telah dilakukannya peletakan batu pertama.
Ground breaking pembangunan jalan layang dengan anggaran senilai Rp96,8 miliar tersebut dilakukan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pada Sabtu, 29 Oktober 2022.
Pembanguan tersebut sempat tertunda karena anggarannya dialihkan untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Pembangunan jalan layang Cisauk yang merupakan implementasi dari RPJMD Kabupaten Tangerang ini diproyeksikan rampung pada awal September 2023.
Baca juga: Bupati Tangerang Janji Perbaikan Jalan Perancis Kosambi Selesai Tahun Ini
“Berharap masyarakat Cisauk, Pagedangan, dan sekitarnya bisa ikut mendukung percepatan pembangunan Flyover Cisauk, dan mohon maaf manakala pembangunan flyover menimbulkan kemacetan,” ucap Zaki.
Jika sudah rampung, Ketua DPD Golkar DKI Jakarta ini mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawatnya. Ia menyebut, keberadaan jalan layang Cisauk ini sangat bermanfaat untuk jalur transportasi masyarakat.
Kepala Dinas Binamarga SDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan, Flyover Cisauk ini memiliki panjang 1.090 meter.
Lihat juga: Jembatan Ki Marpu Tangerang Diresmikan, Warga Desa Kini Tak Cemas Tercebur Sungai
“Panjang jembatan 525 meter, lebar lajur 11 meter," katanya.
Adapun masa pelaksanaan pengerjaannya selama 395 hari. "Nilai kontraknya Rp96,8 milyar yang dikerjakan PT. Pandji Bangun Persada,” pungkasnya.
TODAY TAGAkhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
Upaya penyelundupan 780 kilogram sisik trenggiling dari kapal asing MV Hoi An 8 berbendera Vietnam digagalkan Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten di perairan Tanjung Sekong, Merak, Kota Cilegon.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews