Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Tawuran pelajar kembali terjadi di wilayah Tangerang. Kali ini dua kelompok pelajar asal Kabupaten Serang dan Tangerang berduel di Kecamatan Balaraja.
Dalam tawuran yang terjadi pada Rabu 26 Oktober 2022 itu, satu anak dikabarkan mengalami luka bacok di kepala hingga tengkoraknya terbuka cukup lebar. Korban yang belum diketahui identitasnya itu sudah di bawa ke rumah sakit.
Hal itu dibenarkan Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard Sinambela. Pihaknya tengah menelusuri sekolah dari dua kelompok yang terlibat tawuran itu dan berkoordinasi dengan Polres Serang, Banten.
"Tawuran antara pelajar Serang dan Tangerang tapi di wilayah Balaraja, kita masih mendalami dan mengecek. Informasinya ada anak sekolah PGRI, nanti kita akan koordinasikan dengan Polres Serang terkait adanya korban," katanya kepada Tangerangnews.com, Jumat, 28 Oktober 2022.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat korban luka telah dibawa ke Cikande, Kabupaten Serang. Anggotanya telah diterjunkan untuk menelusuri keterangan dari korban guna menangkap para pelaku.
Bila para pelaku tersebut tertangkap, tindakan pihak Kepolisian akan melakukan upaya preventif maupun penegakan hukum.
"Kita juga kan sudah membentuk Tim Anti Geng Motor dan Tawuran pada minggu lalu, semoga para pelaku bisa ditangkap segera," ujar Leonard.
Leonard menyatakan dari data yang dihimpunnya, tawuran kerap terjadi di perbatasan-perbatasan wilayah. Daerah tersebut telah dianggap rawan.
"Seperti di Pasar Kemis itu kan perbatasan dengan Kota Tangerang. Kalau di Cisoka itu juga yang perbatasan dengan Maja (Kabupaten Lebak), sudah bukan wilayah Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGFestival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews