Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com-Aksi para remaja berupaya melakukan tawuran di Kota Tangerang tak ada kapoknya.
Kali ini, pihak kepolisian kembali mengamankan empat remaja hendak bentrok di Cipondoh, Kamis, 20 Oktober 2022.
Saat diamankan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam (sajam) berupa dua celurit dan satu stik golf dari tangan remaja tersebut.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, keempat remaja itu diamankan di Jalan Tugu karya 2 Kampung Sambi Doyong, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh. Mereka saat itu menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Cegah Kejahatan Jalanan, Ratusan Polisi Disebar di Tangerang Siaga Semalam Suntuk
"Kelompok remaja ini awalnya nongkrong di pos. Namun, terlihat membawa senjata tajam diduga akan melakukan aksi tawuran," ujarnya.
Zain menuturkan empat remaja ini ditangkap Tim Resmob Polsek Cipondoh sekitar pukul 01.00 WIB setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
"Sehingga dilakukan upaya pembubaran oleh warga setempat dan melapor ke Polsek Cipondoh," katanya.
Kemudian keempat orang remaja beserta barang bukti sajam diamankan ke Mapolsek Cipondoh untuk proses hukum lebih lanjut.
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGTelkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.
Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews