Connect With Us

30 Sekolah di Kota Tangerang Deklarasi Anti Tawuran

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:20

Para pelajar di Kota Tangerang Deklarasi Antri Tawuran, Senin 17 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 33 sekolah di Kota Tangerang melakukan Deklarasi Anti Tawuran yang dipimpin Jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Menyusul maraknya aksi tawuran hingga menyebabkan korban luka maupun jiwa di wilayah tersebut. 

Deklarasi dalam apel serentak ini dilakukan oleh sejumlah sekolah yang terdiri dari 6 SMP, 18 SMK, 6 SMA, 3 Madrasah, Senin 17 Oktober 2022.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menerangkan deklarasi ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan agar para pelajar tidak terlibat dalam kenakalan remaja.

Baca Juga: Efek Jera, Siswa yang Tawuran di Tangsel Dikeluarkan dari Sekolah

Di antaranya seperti penyalahgunaan narkoba, minum minuman keras, geng motor, naik truk, aksi tawuran dan perbuatan lainnya yang tidak baik.

"Kami juga memberikan motivasi kepada pelajar untuk selalu berprestasi," ujarnya saat memimpin apel di SMK Otomotif Alhusna Kota Tangerang.

Selain memberikan penyuluhan, imbauan serta deklarasi anti tawuran, Polres  juga bekerja sama dengan pihak sekolah untuk mendata nama-nama serta alamat pelajar yang terindikasi ikut tawuran.

"Hal tersebut dilakukan guna mempermudah penanganan aksi tawuran yang dilakukan oleh para pelajar yang akhirnya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," pungkas Zain.

BANDARA
Bidik 10 Besar Dunia di 2029, Bandara Soetta Kebut Transformasi Lewat 3 Program Ini

Bidik 10 Besar Dunia di 2029, Bandara Soetta Kebut Transformasi Lewat 3 Program Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12

Pemerintah menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.

NASIONAL
Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40

Sejumlah komoditas pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi barang yang paling banyak dibeli melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sepanjang 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill