Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Aksi dua kelompok tawuran pecah di Jalan KH Syekh Nawawi, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 14 Oktober 2022 sekitar pukul 17.00 WIB.
Tawuran ini terjadi tepatnya di depan Kantor Kecamatan Cikupa.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak puluhan pemuda berlari.
Mereka terlibat saling serang menggunakan senjata tajam dan petasan.
Baca juga: Gagal Tawuran, Sejumlah Anggota Gangster di Tangsel Diringkus
Belum diketahui penyebab tawuran ini. Belum diketahui juga apakah ada korban atau tidak.
Sejumlah netizen geram melihat aksi pemuda tawuran tersebut.
"Kalian gak perlu takut kalah saing nanti lulus sekolah soalnya SDM rendah makin banyak," tulis @zellofanthon.mov dalam komentarnya di akun Instagram @abouttng_official.
"Kalo kayak gini yg ngeri tuh pengguna jalan lain, ngeri ga sengaja kena tebas atau kena lempar apapun itu. Ga ada kapok2nya heran, mending taro di lapangan luas gitu suruh tawuran disana biar adil. Itung2 ngurangin populasi," tulis @ituitu307.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProvinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sejak Selasa 30 Juni 2026, pukul 12.30 WIB, hingga kini belum padam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews