Belajar Bikin Pot Bunga Bernilai Jual, Workshop PLN Banten Buka Peluang Usaha Baru bagi UMKM Muda
Senin, 29 Juni 2026 | 08:10
Pot bunga yang selama ini identik sebagai pelengkap dekorasi rumah ternyata dapat menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
TANGERANGNEWS.com-Perwakilan-perwakilan negara anggota Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan Pesisir di Asia Timur (PEMSEA) mendapatkan suguhan menarik di Hari Sumpah Pemuda ke-94.
Mereka menyaksikan penampilan kesenian rampak bedug dalam rangkaian acara PEMSEA Network of Local Government (PNLG) Forum 2022 di area Kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat, 28 Oktober 2022.
Pantauan TangerangNews, para delegasi tampak antusias melihat pertunjukan rampak bedug yang ditampilkan siswa-siswi SMAN 2 Kabupaten Tangerang.
Pelatih kesenian SMAN 2 Kabupaten Tangerang, Finna Masturina mengatakan, pihaknya sangat bangga bisa tampil di PNLG Forum 2022.
Baca juga: Disebut Berdampak Besar, Bupati Tangerang Ajak Anggota PEMSEA ke PIK 2
"Sangat bahagia bisa menampilkan kesenian rampak bedug ini di depan bupati bahkan sampai ke luar negeri," ujarnya kepada TangerangNews.
Finna mengungkapkan, para anak didiknya berlatih selama dua pekan untuk bisa memberikan penampilan terbaiknya di hadapan delegasi PEMSEA.
"Latihan kurang lebih hanya dua Minggu," katanya.
Sebagai informasi, rampak Bbdug merupakan kesenian khas Banten yang menampilkan pertunjukan tabuhan bedug yang dilakukan secara serempak, sehingga menghasilkan irama yang asyik didengar. Kesenian ini juga kental dengan nuansa religi.
Pot bunga yang selama ini identik sebagai pelengkap dekorasi rumah ternyata dapat menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews