Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar resmi membuka gelaran Partnerships in Environmental Management for The Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG) Meeting Summit 2022.
“Pemkab Tangerang tentunya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh delegasi anggota PNLG yang telah hadir di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya di Atria Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu 26 Oktober 2022.
Wakil Presiden PNLG ini menyampaikan, acara tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dalam membangun serta mengelola kawasan pesisir. Tema yang akan diangkat dalam PNLG 2022 adalah ‘Strengthening Coastal Resilience towards Sustainable Local Blue Economies’.
“Untuk berbagi ilmu dan pengalamannya dalam bidang pesisir, tata kelola dalam rangka Integrated Coastal Management (ICM/Pengelolaan Pesisir Terpadu),” tuturnya.
Sebagai informasi, PNLG Meeting Summit 2022 akan berlangsung mulai 25 hingga 29 Oktober. Salah satu agenda yang terdapat didalamnya adalah kunjungan lapangan ke Ketapang Aquaculture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk.
Forum ini dihadiri oleh delegasi dari sembilan negara yang juga anggota PNLG. Sembilan negara tersebut ialah delegasi dari Malaysia, Filipina, Kamboja, Timor Leste, Korea Selatan, Jepang, China, Vietnam, dan Indonesia.
Dengan begitu dalam PNLG ini tergabung 53 pemerintahan daerah (local government) dari 11 negara anggota dan 3 mitra di Asia Timur.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKetua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews