Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Sungai Ketapang di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, direvitalisasi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang.
Kepala UPT V DBMSDA Kabupaten Tangerang, Agung Rumedi mengungkapkan, revitalisasi Sungai Ketapang dilakukan secara mekanis ke arah muara Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
“Revitalisasi ini kami lakukan agar Sungai Ketapang bersih dan nyaman, sehingga sungai tidak terlihat kotor dan kumuh dari sedimen lumpur,” ujarnya, Senin, 3 Oktober 2022.
Revitalisasi ini dalam rangka pembenahan Kawasan Wisata Urban Aquaculture Ketapang, yang menjadi salah satu lokasi perhelatan Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Government (PNLG) dalam waktu dekat ini.
Revitalisasi ini juga dilakukan agar para perahu nelayan dapat melintasi dan bersandar menurunkan hasil tangkapan mereka langsung di Dermaga TPI.
Dalam membantu kegiatan revitalisasi tersebut, kata Agung, pihaknya menurunkan alat berat sebanyak dua excavator dengan jenis Amphibi PC 75 dan Amphibi PC 130.
“Kami berharap masyarakat juga ikut berperan serta dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di sekitaran bantaran Sungai ketapang,” pungkas Agung.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pendopo, salah satu unit usaha di bawah naungan Kawan Lama Group, menandai perjalanan 15 tahunnya dengan menggelar perayaan bertema Jejak Karya Nusantara.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) semakin agresif dalam menekan angka stunting, dengan memperkuat kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kader kesehatan, hingga layanan kesehatan berbasis masyarakat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews