Connect With Us

Pemda Bertemu Tuan Tanah Bahas Tol Menuju Pantura Tangerang Senilai Rp18 Triliun

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 28 Oktober 2022 | 13:04

Foto koneksi pembangunan ruas Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg. (PUPR / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pembangunan ruas Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang akan menyokong pengembangan kawasan di pesisir Jakarta, tepatnya di Pantai Utara Kabupaten Tangerang semakin jelas.

Hal itu ditandai dengan adanya dialog antara pemerintah daerah (pemda) dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta dengan masyarakat yang tanah atau asetnya terkena dampak pembangunan proyek tol ini. 

Forum dialog atau konsultasi publik yang kedua kalinya tersebut digelar di kantor Kelurahan Kamal Muara, kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara, pada Kamis, 27 Oktober 2022.

"Sehubungan dengan Rencana Pembangunan Ruas Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang akan dilaksanakan di Kota Administrasi Jakarta Utara, bersama ini kami mengundang Pihak yang Berhak/ Pengelola Barang/ Pengguna Barang/ Masyarakat Terdampak pada rencana lokasi pembangunan untuk hadir dalam konsultasi publik II," demikian bunyi surat Pemberitahuan Konsultasi Publik II yang ditandatangani Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta Sigit Wijatmoko dikutip dari situs pu.go.id, pada Jumat, 28 Oktober 2022.

Baca juga: Kembangkan Tangerang Utara, Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg Segera Dibangun

Belum diketahui hasil konsultasi publik kedua yang mengundang 51 pihak yang tercatat sebagai pihak berhak/ pengelola barang/ pengguna barang/ masyarakat terdampak atas sejumlah bidang di Kamal Muara tersebut.

Koneksi Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg

Proyek tol ini diprakarsai oleh PT Duta Graha Karya sebagai konsorsium yang lulus tahap prakualifikasi lelang penguasaan tol yang sudah disetujui pada 7 Februari 2022.

Melansir CNBCIndonesia, ruas Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang memiliki panjang 38,6 km ini dibangun dengan anggaran senilai Rp18,51 triliun.

Lihat juga: Resmikan Tol Serbaraja Tangerang, Presiden Jokowi: Bisa Kurangi Macet Jakarta

Tol ini dimulai dari wilayah Cikupa, Rajeg, Mauk, yang terkoneksi dnegan jalan tol Sedyatmo atau kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg akan memiliki 7 interchange atau simpang susun, 2 junction, dan 1 on ramp. Juga akan ada 4 jembatan dan 5 underpass.

Pengembangan Tangerang Utara

Jalur tol lingkar utara ini ditujukan untuk mengembangkan kawasan Kabupaten Tangerang bagian utara. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesal Rasyid mengatakan bahwa rencana pembangunan ruas tol tersebut sudah melalui kajian-kajian.

Selain itu, sebagian proses perizinan sudah mendapat persetujuan dari kementerian terkait.

Ia mengungkapkan, pembangunan ruas tol ini merupakan bagian rencana Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Adapun tujuannya dalam upaya memenuhi kebutuhan sarana infrastruktur transportasi bagi masyarakat Kabupaten Tangerang di masa mendatang.

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill