Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com-Proyek pembangunan jembatan layang atau Flyover Cisauk mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Hal ini ditandai dengan pencanangan tiang pertama (groundbreaking) pada Sabtu 29 Oktober 2022.
Pembangunan senilai Rp96,8 miliar yang dikerjakan PT Pandji Bangun Persada ini ditargetkan rampung 13 bulan. Flyover ini didesain memiliki sepanjang 1.090,67 meter (flyover dan jalan), dengan panjang struktur jembatan sepanjang 216 meter dan lebar jalur 5,5 meter yang dibuat 2 jalur dengan 2 arah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan, memang pembangunan yang masuk proyek strategis ini tertunda, karena sebelumnya fokus untuk penanganan di sektor kesehatan dan ekonomi akibat pandemi pada 2020.

"Namun pada tahun ini kita kembali membenahi sisa-sisa kegiatan yang belum dilaksanakan termasuk pembangunan flyover ini," ujarnya.
Dengan adanya Flyover, diharapkan dapat mengatasi kemacetan kendaraan akibat perlintasan Kecamatan Cisauk. Begitu juga karena adanya perlintasan kereta api yang setiap 15 menit sekali harus ditutup karena KRL lewat.
"Hal itu sudah lama menjadi faktor utama sumber kemacetan yang terjadi di kawasan Cisauk selama ini," ucap Iwan.

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.
Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews