Connect With Us

Toko Kosmetik Diduga Jual Tramadol di Sukamulya Tangerang Digerebek Warga

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 27 Maret 2023 | 14:33

Potongan video warga menggerebek toko kosmetik yang menjual tramadol di Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Minggu 26 Maret 2023, malam. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah toko kosmetik di Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang digerebek warga, Minggu 26 Maret 2023, malam.

Penggerebekan itu diduga karena toko tersebut menjual obat-obatan golongan G jenis tramadol dan eksimer.

Warga yang berada di lokasi pun merekam peristiwa itu, kemudian membagikannya di akun media sosial Instagram hingga menjadi viral.

Berdasarkan komentar pengguna instagram @Eka Kurniasih, toko kosmetik yang diduga menjual tramadol itu merupakan pindahan dari depan toko miliknya.

Ia menjelaskan toko kosmetik tersebut telah beberapa kali digrebek polisi, namun tidak ada efek jera dan selalu beroperasi kembali.

Menurut dia, oknum aparat kepolisian, LSM, ormas hingga wartawan kerap mendatangi toko itu, hanya untuk meminta jatah.

“Itu mah pindahan dari depan toko saya min, orang polisi juga banyak yang minta jatah. Selain itu LSM, wartawan dan ormas juga. Udah beberapa kali digrebek polisi tapi buka tutup saja, itu juga belum lama pindahnya,” ucap Eka dalam kolom komentar.

Yayat warga sekitar mengatakan bahwa kios tersebut merupakan milik ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. 

Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui jelas kronologi kenapa tempat itu didatangi sejumlah warga hingga aparat Kepolisian.

“Saya enggak tahu jelas, tapi orangnya (pemilik) sudah dibawa polisi,” terangnya.

Sementara saat dikonfirmasi, pihak aparat Polsek Balaraja belum bisa dimintai keterangan atas kasus tersebut.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BANTEN
Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Senin, 12 Januari 2026 | 09:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill