Connect With Us

Kebakaran Lapak Limbah Plastik di Cikupa Sebabkan Kerugian Ratusan Juta

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 30 Maret 2023 | 01:18

Kebakaran lapak pengepul limbah plastik di Desa Talaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu 29 Maret 2023, siang. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran lapak pengepul limbah plastik di Desa Talaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang menyebabkan kerugian mencapai Rp600 Juta.

Pasalnya kebakaran tersebut tak hanya menghanguskan limbah plastik tapi juga dua unit mini bus yang berada di lokasi.

"Kerugian kurang lebih mencapai Rp600 juta," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang  Ujat Sudrajat, Rabu 29 Maret 2023.

Ujat menyebut, berdasarkan keterangan warga, kronologi kebakaran tersebut berasal dari api yang keluar di dekat mini bus Suzuki R3. Lalu, kemudian api cepat merambat ke sekitarnya hingga kebakaran.

"Nama pemilik tempat itu Hamami, penyebabnya masih dalam penyelidikan," jelas Ujat.

Sebelumnya diberitakan, tempat pengepul limbah plastik terbakar di Desa Talaga Sari, terbakar, Rabu 29 Maret 2023, siang. Dalam kebakaran ini dua unit mini bus yang berada di lokasi ikut hangus.

Untuk memadamkan api, BPBD menerjunkan 16 personel serta tiga unit pemadam dari unit Mako 00, Pos Tigaraksa, dan Pos Pasar Kemis.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill