Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Tangerang menipis. Akibat keterbatasan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memutuskan pembuatan KTP hanya untuk kebutuhan mendesak saja.
"Hanya untuk urgent, karena memang dari pusat lagi dalam proses pengadaan. Kan karena blanko dari pusat," ucap Hedi M Hartadi, Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk kepada Tangerangnews.com, Rabu, 24 Mei 2023.
Hedi mengatakan, walaupun Blanko menipis dan hanya untuk urusan mendadak saja, tetapi pelayanan tetap berjalan seperti biasanya.
"Ada kita hanya menerima 5 atau 3 penerbitan KTP per hari. Tapi kalau pelayanan digital itu ada seratusan," katanya.
Hedi menyebutkan jika hari normal seperti biasa, pihaknya dalam sehari bisa menerbitkan 1.000 blanko.
"Kita kurang lebih menerbitkan 1.000 keping kalau normal kalau sekarang cuma 5 saja," pungkasnya.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews