Connect With Us

Menipis, Blanko Pembuatan KTP di Kabupaten Tangerang Hanya untuk Urgent

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:09

Sejumlah warga mengajukan permohonan pembuatan KTP di Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Rabu 24 Mei 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Tangerang menipis. Akibat keterbatasan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memutuskan pembuatan KTP hanya untuk kebutuhan mendesak saja.

"Hanya untuk urgent, karena memang dari pusat lagi dalam proses pengadaan. Kan karena blanko dari pusat," ucap Hedi M Hartadi, Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk kepada Tangerangnews.com, Rabu, 24 Mei 2023.

Hedi mengatakan, walaupun Blanko menipis dan hanya untuk urusan mendadak saja, tetapi pelayanan tetap berjalan seperti biasanya.

"Ada kita hanya menerima 5 atau 3 penerbitan KTP per hari. Tapi kalau pelayanan digital itu ada seratusan," katanya.

Hedi menyebutkan jika hari normal seperti biasa, pihaknya dalam sehari bisa menerbitkan 1.000 blanko.

"Kita kurang lebih menerbitkan 1.000 keping kalau normal kalau sekarang cuma 5 saja," pungkasnya.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill