Connect With Us

DPRD Fraksi PDIP Kabupaten Tangerang Sebut Masih Banyak Ruang Sekolah Rusak dan TPS Tidak Berfungsi

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 22 Juni 2023 | 19:21

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deden Umardani, Kamis 22 Juni 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

Tangerangnews.com-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Faksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deden Umardani mempertanyakan indikator capaian kerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2023.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengklaim program RPJMD telah mencapai target.

Padahal, Deden menilai menilai Pemkab Tangerang tidak serius dalam menjalankan programnya, salah satunya pada pemerataan infrastruktur sekolah.

"Kalau kita lihat capaiannya hanya pada berapa persen dari APBD, ya selesai kita hanya dapat angka. Outputnya bukan kepuasan, serta keberhasilan yang dirasakan masyarakat," katanya, Kamis 22 Juni 2023.

Meskipun, kata dia, misalnya APBD terkait pendidikan sudah diatas 20 persen, seharusnya Pemkab Tangerang lebih memperhatikan kondisi real di lapangan.

Karena terdapat ribuan ruang kelas yang dalam kondisi rusak berat dan ratusan gedung SD yang berpotensi sengketa dengan masyarakat.

"Betul tadi APBD terkait pendidikan sudah diatas 20 persen, tapi ada seribu lebih loh ruang kelas dalam kondisi rusak berat ada. Ada 130 gedung SD yang berpotensi digugat oleh masyarakat," ungkap Deden.

Menurutnya, hal tersebut dapat menggambarkan masih banyak daerah yang belum merasakan pemerataan fasilitas pendidikan, belum lagi terkait kesejahteraan guru-guru honorer di Kabupaten Tangerang.

"Apakah angka-angka ini menjawab permasalahan itu, kalau berpatokan pada angka ya sudah sukses kalau indikatornya itu. Saya sudah minta koreksi dong indikatornya, karena ini sudah tidak sesuai dengan apa yang dirasakan masyarakat," tegas Deden.

Deden pun memberikan contoh lain terkait program gerakan Kita Peduli Sampah yang dinilai tidak maksimal.

Menurutnya, Pemkab Tangerang memang telah berhasil membangun TPS3R sesuai jumlah yang ditargetkan. Namun tidak melihat jumlah TPS3R yang berfungsi di lapangan.

"Terbangun sesuai jumlahnya, tapi kita cek ke lapangan berapa yang berfungsi, dari seratus itu mungkin kurang dari sepuluh," ucapnya.

Ia menegaskan, hal tersebut menjadi gambaran bahwa Pemkab Tangerang hanya membangun gedung, tanpa menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengelolaannya. 

Akhirnya yang terlihat adalah indikator tidak berbanding dengan capaian kinerja. Karena jika indikatornya hanya mengacu kepada capaian APBD, maka semua kepala daerah pasti sanggup memenuhi.

"Mau seribu atau sejuta juga kita sanggup membangun TPS3R itu, tapi kalau tidak berfungsi semua buat apa?" pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill