Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Pengobatan suami istri (pasutri) yang terkena peluru nyasar petugas Kepolisian di Jalan Raya Serang KM 22, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, akan dibiayai Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).
Diketahui pasutri yang terkena tembakan itu berinisial ES (suami) dan M (istri). Mereka kini dirawat rumah sakit umum daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang.
"Saat ini pembiayaan kedua pasien sedang diusahakan menggunakan Jamkesda, " ujar Humas RSUD Balaraja Aang Sunarto mengatakan, Jumat, 7 Juli 2023.
Aang Sunarto mengatakan, dua pasutri tersebut telah ditangani dan masih dalam perawatan. Dari hasil pemeriksaan, ES menderita luka di dada dan M luka di lengan kiri.
Untungnya, pasien yang beriinisial ES telah dilakukan operasi dan pembersihan luka. Saat ini keduanya dalam keadaan sadar serta kondisinya cukup baik.
"Kondisi istri setelah observasi 4 jam di IGD diperbolehkan pulang. Kalau untuk suaminya waktu datang dengan kondisinya baik, kesadarannya penuh dan sudah dilakukan operasi pembersihan luka," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, pasutri terluka akibat pantulan peluru yang berasal dari tembakan petugas Kepolisian, saat mengejar kendaraan pelaku kejahatan di Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kapolresta Tangerang Kombespol Sigit Dany Setiyono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Serang Km 22, Desa Cibadak, pada Selasa, 4 Juli 2023.
TODAY TAGPenyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews