Connect With Us

Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Pencemaran di Sungai Cimanceuri Tangerang, DLHK Didesak Investigasi

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 18 September 2023 | 23:03

Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDIP Deden Umardani. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mendesak pemerintah daerah agar melakukan investigasi terkait diduga pencemaran lingkungan di Sungai Cimanceuri, Selasa, 19 September 2023.

Deden Umardani, Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDIP mengharapkan ada langkah tegas sampai tuntas dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat.

"Lanjutkan jangan ragu lakukan penindakan dengan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Deden kepada Tangerangnews.com.

Deden menegaskan pencemaran yang dilakukan oleh pihak manapun bukan masalah sederhana, akan tetapi ada unsur kelalaian dan kesengajaan yang berdampak pada rusaknya lingkungan.

"Kalo dilihat kasat mata sudah pasti merusak ekosistem kehidupan yang ada disungai tersebut, terlebih kesehatan dan keselamatan masyarakat," tegasnya.

Jika terus dan terus abai, sama saja melakukan perbuatan pengerusakan lingkungan tersebut.

"Harus ditindak tegas, karena mengancam lingkungan, kesehatan bahkan keselamatan masyarakat setempat," pungkas Deden.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill