Connect With Us

Musim Hujan, Banjir Rob Ancam Kosambi dan Teluknaga Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 20 Desember 2023 | 21:22

Banjir rob yang diakibatkan pasang air laut di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / BPBD Kabupaten Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Memasuki fase pergantian musim atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan, sejumla wilayah di Kabupaten Tangerang berpotensi terdampak bencana.

Salah satu bencana yang mengancam yakni banjir rob di kawasan pesisir seperti Kecamatan Kosambi dan Teluknaga.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menjelaskan potensi bencana di dua daerah tersebut dilihat dari aliran Sungai Cisadane dan banjir rob yang disebabkan dari berbagai macam faktor, seperti hujan deras volume air laut yang tinggi.

"Maka dari itu kami harus antisipasi lebih untuk ke daerah yang berpotensi tinggi,” jelasnya saat menggelar Apel Siaga Bencana di Lapangan Raden Arya Yudha Negara Puspemkab Tangerang, Selasa 19 Desember 2023.

BPBD Kabupaten Tangerang telah menyiagakan sebanyak 80 personel di 12 pos, guna menanggulangi ancaman bencana banjir. 

Selain itu, setiap hari BPBD menyiapkan personel serta peralatan dan perangkat rescue mulai dari perahu, mesin potong untuk pohon tumbang dan alat-alat selam.

"Kemudian sembako dan tempat pengungsian ketika terjadi bencana juga sudah disiapkan,” ungkap Ujat.

Ujat pun berharap pemerintah dan masyarakat bisa berkolaborasi dan saling koordinasi, dengan begitu bencana bisa dicegah.

“Saya berharap kita bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk tetap menjaga lingkungannya seperti gotong royong dalam membersihkan saluran air dan menebang pohon yang bisa membahayakan,” harapnya.

KAB. TANGERANG
24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

Senin, 18 Mei 2026 | 20:41

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill