Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com-Memasuki fase pergantian musim atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan, sejumla wilayah di Kabupaten Tangerang berpotensi terdampak bencana.
Salah satu bencana yang mengancam yakni banjir rob di kawasan pesisir seperti Kecamatan Kosambi dan Teluknaga.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menjelaskan potensi bencana di dua daerah tersebut dilihat dari aliran Sungai Cisadane dan banjir rob yang disebabkan dari berbagai macam faktor, seperti hujan deras volume air laut yang tinggi.
"Maka dari itu kami harus antisipasi lebih untuk ke daerah yang berpotensi tinggi,” jelasnya saat menggelar Apel Siaga Bencana di Lapangan Raden Arya Yudha Negara Puspemkab Tangerang, Selasa 19 Desember 2023.
BPBD Kabupaten Tangerang telah menyiagakan sebanyak 80 personel di 12 pos, guna menanggulangi ancaman bencana banjir.
Selain itu, setiap hari BPBD menyiapkan personel serta peralatan dan perangkat rescue mulai dari perahu, mesin potong untuk pohon tumbang dan alat-alat selam.
"Kemudian sembako dan tempat pengungsian ketika terjadi bencana juga sudah disiapkan,” ungkap Ujat.
Ujat pun berharap pemerintah dan masyarakat bisa berkolaborasi dan saling koordinasi, dengan begitu bencana bisa dicegah.
“Saya berharap kita bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk tetap menjaga lingkungannya seperti gotong royong dalam membersihkan saluran air dan menebang pohon yang bisa membahayakan,” harapnya.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGProgram sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews