Connect With Us

Mau Berangkat Kerja, Buruh Pabrik Dibacok Gangster Tawuran hingga Punggung Robek di Rajeg

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 Januari 2024 | 15:00

Buruh pabrik menjadi sasaran bacok gangster tawuran di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin 15 Januari 2022, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tawuran antar kelompok gangster terjadi di Jalan Raya Rajeg-Mauk, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Senin 15 Januari 2024, malam. Dalam peristiwa tersebut seorang buruh pabrik menjadi korban luka saat melintas di lokasi. 

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Tawuran melibatkan sebanyak 28 remaja gangster yang masih berstatus pelajar.

Ketika itu, korban bernama Akhmad Yulianto, 40, warga Perum Tanjakan Indah, RT04/07, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, hendak berangkat kerja shift 3 di PT Gajah Tunggal (GT).

Sialnya, saat melintas di lokasi, tawuran tengah pecah. Ia pun turut menjadi sasaran. Salah satu pelaku yang membawa senjata tajam menyabetnya di bagian punggung kiri hingga mengalami luka robek.

Mantan ketua RT ini kemudian ditolong warga dibawa ke Klinik Rajawali yang tidak jauh dari lokasi. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Primaya Pasar Kemis.

Sementara atas kejadian tersebut, pihak Koramil 12/Rajeg bersama Polsek Rajeg dan warga menyisir lokasi tempat kejadian dan berhasil mengamankan 28 pelaku tawuran. Mereka lalu dibawa ke Polsek Rajeg untuk pemeriksaan lebh lanjut.

Diketahui selain Yulianto, ada tiga korban luka lagi dalam peristiwa tawuran itu. Satu korban bernama Ahmad Surya Suha, 18, pelajar SMAN 30 Kabupaten Tangerang, yang mengalami luka robek di bagian tangan dan pantat. Sedangkan dua koran lagi belum diketahui identitasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Uji Coba Berakhir Juli, Pemprov Banten Usulkan WFH ASN Setiap Jumat Dihentikan

Uji Coba Berakhir Juli, Pemprov Banten Usulkan WFH ASN Setiap Jumat Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:21

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan penghentian kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat setelah masa uji coba berakhir pada akhir Juli 2026.

TANGSEL
Lagi Tidur di Samping Gerobak, Pedagang Martabak Mini di Tangerang Kehilangan 4 HP Termasuk Hadiah untuk Anak

Lagi Tidur di Samping Gerobak, Pedagang Martabak Mini di Tangerang Kehilangan 4 HP Termasuk Hadiah untuk Anak

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:50

Nasib apes menimpa Khoirul Anwar, pedagang martabak mini yang biasa berjualan di Jalan AMD Raya, Larangan, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill