KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Usai menyelenggarakan Pemilu 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang langsung menggelar operasi pasar beras murah, untuk mengendalikan harga khususnya komoditi beras.
Pemkab bekerja sama dengan Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR), Bulog, dan Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Tangerang menggelar operasi tersebut di Pasar Curug, pada Kamis 15 Februari 2024.
"Untuk kesekian kalinya kita menggelar operasi pasar beras murah bagi masyarakat untuk menekan harga beras di pasaran," ungkap Pj Bupati Tangerang Andi Ony.
Selain itu, lewat operasi pasar beras murah ini, diharapkan dapat membantu masyarakat, untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.
Sementara itu, Dirut Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti mengatakan dalam operasi pasar tersebut, beras yang dibawa di Pasar Curug sebanyak 2 ton.
"Masyarakat bisa membeli per kantong seharga Rp49.750 per 5 kilogram dan kita menyediakan 400 paks," ungkap Finny.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang Resmiyati Marningsih mengatakan selain menggelar pasar beras murah berkualitas, pihaknya juga melakukan proses uji tera ulang dari timbangan para pedagang di Pasar Curug.
"Kami melakukan Tera ulang agar masyarakat merasa tidak dirugikan akibat dari timbangan yang kurang baik," jelas Resmi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKomisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.
Terpidana kasus investasi bodong Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Indra Kusuma alias Indra Kenz, harus kembali mendekam di balik jeruji besi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews