Connect With Us

Cegah Bantuan Beras Digunakan Kampanye Pemilu 2024, Bulog Tangerang Perketat Penyaluran

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 1 Februari 2024 | 22:44

Persediaan beras bulog di Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Saat masa tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berlangsung, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Tangerang memastikan program bantuan beras steril dari muatan politik.

Hal ini untuk mencegah pihak-pihak tak bertanggung jawab memanfaatkan bantuan beras dalam program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) untuk kampanye.

"Kami pastikan prosesnya steril, dalam pengemasan dan penyaluran ke setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diawasi secara ketat," kata Kepala Bulog Subdivre Tangerang Omar Syarif, Kamis 1 Februari 2024.

Dalam setiap proses penyaluran bantuan pangan, Omar juga kerap memeriksa kemasannya agar tidak ada atribut yang berkaitan dengan Pemilu.

Bulog juga menyiagakan petugas sebagai langkah antisipasi agar bantuan beras tidak dikaitkan ke dalam kampanye salah satu calon.

"Pada proses pengemasannya dilarang ada gambar yang bernuansa politis, baik Pilpres maupun partai politik dan caleg (calon anggota legislatif). Kemasannya standar Bulog," ujarnya.

Omar pun mengingatkan kepada pada pegawainya untuk berhati-hati dari bentuk yang bersinggungan dengan kegiatan politik. Terlebih lagi, pemantauan dilakukan secara rutin agar tidak tersusupi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Diketahui sebelumnya, ramai foto beras Bulog yang ditempeli stiker salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden melalui postingan di salah satu sosial media (medsos).

Dalam unggahan itu, produk beras yang dibagikan kepada masyarakat, merupakan bagian dari program SPHP. Hal tersebut pun menuai komentar berbagai kalangan.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:15

Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.

KAB. TANGERANG
BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 | 23:57

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill