Connect With Us

Kampanye Pakai Mobil Plat Dinas Polri, Polresta Tangerang Tindak Caleg DPR RI Demokrat

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 18 Desember 2023 | 01:57

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mencopot plat nomor dinas polri, sirine dan strobo pada mobil pribadi milik Caleg DPR RI Partai Demokrat Zulfikar, karena digunakan mengangkut atribut kampanye, Sabtu 16 Desember 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrat Zulfikar ditindak aparat Polresta Tangerang terkait penggunaan mobil berplat dinas Polri saat membawa atribut kampanye.

Tindakan tersebut dilakukan setelah video aksi mobil itu viral di media sosial. Dalam video terlihat mobil yang dipasangi sirine dan strobo itu, mengangkut atau menurunkan atribut kampanye caleg.

Setelah diselidiki, peristiwa itu terjadi di daerah hukum Polresta Tangerang Polda Banten. Akhirnya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono langsung menindaklanjuti kejadian itu.

"Malam hari ini akan melakukan klarifikasi terkait video viral yang sempat beredar, dengan adanya kendaraan berpelat dinas Polri pada saat pelaksanaan kampanye," kata Sigit, Sabtu 16 Desember 2023, malam.

Sigit menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bawaslu dan membangun koordinasi dengan Bidang Propam Polda Banten untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Pihaknya pun mencopot plat nomor dinas Polri pada mobil milik Caleg Dapil Banten 3 tersebut, serta memberikan sanksi tilang.

"Kami sudah melakukan penindakan yaitu penertiban tilang terhadap pelanggar lalu lintas yaitu pelat nomor yang sudah kami copot. Termasuk penggunaan sirine, rotator, atau strobo yang sudah kami tertibkan," ujar Sigit.

Sigit kemudian meminta Zulfikar yang hadir pada saat itu untuk menjelaskan terkait kendaraan yang menggunakan pelat dinas Polri.

Termasuk latar belakang peristiwa yang diduga merupakan tindakan pelanggaran pidana Pemilu.

"Saya Zulfikar, Caleg DPR RI. Menyampaikan klarifikasi terhadap video viral kendaraan dengan pelat nomor polisi yang digunakan untuk membawa alat peraga kampanye," kata Zulfikar memulai klarifikasi.

"Mobil itu merupakan mobil pribadi saya, dan bukan mobil dinas Polri," kata Zulfikar menambahkan.

Dia melanjutkan, pelat nomor Polri yang digunakan adalah pelat nomor dinas digunakan secara resmi yang didapatkan dari Polri. Hal itu memungkinkan mengingat status Zulfikar yang saat ini masih menjabat Anggota DPR RI.

"Namun demikian, saat ini masa berlakunya saat ini sudah mati sejak juni 2023," ucap Zulfikar.

Zulfikar menjelaskan, mobil itu digunakan oleh adik dan sopir pribadinya. Di dalam mobil, waktu peristiwa itu hanya ada sopir. Sedangkan dirinya berada di kendaraan lain.

"Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf kepada Polri dan masyarakat atas tindakan yang telah terjadi, dan kami siap bahwa kejadian ini ditindaklanjuti sesuai peraturan perundangan yang berlaku," tutur Zulfikar.

Dari hasil klarifikasi itu terungkap, pelat dinas Polri bukanlah pelat nomor asli mobil tersebut. Sedangkan untuk strobo, rotator, pelat dinas Polri, dan STNK dinas Polri disita.

DIetahui juga, pengendara termasuk orang yang memasang baliho caleg menggunakan mobil itu bukan anggota Polri.

Sedangkan untuk dugaan tindak pidana Pemilu, akan diserahkan ke Bawaslu Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Kesulitan Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Puluhan Warga Datangi KKP Tigaraksa

Kesulitan Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Puluhan Warga Datangi KKP Tigaraksa

Jumat, 27 Maret 2026 | 20:25

Puluhan warga memadati Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tigaraksa yang berlokasi di Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang untuk membuat surat pemberitahuan (SPT) pajak tahunan, pada Jumat 27 Maret 202

TEKNO
Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:35

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill