Connect With Us

16 Tahun Tidak Diperbaiki, Siloam Hospitals Rehabilitasi Gedung SDN Pakuhaji Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 23 Februari 2024 | 17:35

Karyawan Siloam Hospitals merehabilitasi gedung SDN Pakuhaji 4 di Kampung Pondok Kulon, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, yang sudah 16 tahun tidak diperbaiki, Sabtu 17 Februari 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakuhaji 4 yang berlokasi di Kampung Pondok Kulon, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kondisinya kurang layak.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 1984 ini, terhitung telah 16 tahun terakhir, tidak mendapatkan rehabilitasi bangunan. Akibatnya kondisi dinding ruang kelas sangat ringkih, terutama di ruang kelas 1, 2, dan 3.

Bagian dinding tembok pun sudah lapuk dan sejumlah sisi tembok mengalami kerusakan serta cat yang memudar. 

Melihat kondisi tersebut, Siloam Hospitals langsung turun melakukan rehabilitasi gedung sekolah.

Dalam aksi sosial yang dilakukan pada Sabtu 17 Februari 2024 lalu, rehabilitasi dilakukan langsung oleh puluhan karyawan Siloam Hospitals.

Mereka terjun untuk memperbaiki sejumlah dinding ruang kelas, sekaligus beberapa area bangunan sekolah yang telah mengalami kerusakan. 

"Aksi ini merupakan wujud kepedulian Siloam Hospitals, karena masa depan yang lebih baik di dapat dari pendidikan," ujar Vinsensius De Paul Kris Pamuji, Koordinator Aksi Siloam Hospitals, Jumat 23 Februari 2024.

Untuk perbaikan sejumlah bagian ruang kelas dilakukan secara gotong royong oleh karyawan Siloam Hospitals.

"Harapan kami semoga bentuk kepedulian ini turut membantu semangat belajar adik-adik di SDN Pakuhaji IV meraih asa dan harapan," ungkap Vinsensius.

Aksi kemanusiaan bertajuk 'Setetes Peluhmu, Masa Depanku' ini merupakan kegiatan sosial pertama di tahun 2024 yang rencananya akan berlanjut dengan menyasar di tempat lainnya yang membutuhkan. 

Sementara itu, Masyani, perwakilan guru yang telah mengabdi sejak tahun 1995 di SDN Pakuhaji IV mengucapkan ucapan rasa terimakasih dan kebanggaannya.

"Terima kasih untuk para sahabat di Siloam Hospitals yang sudah memberikan bantuan dan atensinya.  Sekolah kami jadi terlihat lebih baik, apalagi sudah menjelang tahun ajaran baru," tuturnya.

Aksi sosial turut dihadiri oleh perwakilan dari pihak sekolah dan beberapa guru SDN Pakuhaji IV. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 180 siswa siswi dan 7 guru.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Motif Pelaku Begal Bunuh Ojol di Tangerang: Depresi Gegara Biaya Nikah, Awalnya Mau Bunuh Diri

Motif Pelaku Begal Bunuh Ojol di Tangerang: Depresi Gegara Biaya Nikah, Awalnya Mau Bunuh Diri

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:18

Seorang pemuda berinisial RD alias D, 25, nekat menghabisi nyawa seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP di kawasan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill