Connect With Us

Tetap Beroperasi Meski Izin Praktik Sudah Dicabut, Apotek di Pasar Kemis Tangerang Disegel Dinkes

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 26 Februari 2024 | 17:04

Petugas Dinkes Kabupaten Tangerang menyegel apotek tak berizin di Kecamatan Pasar Kemis, Senin 26 Februari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNGEWS.com-Sebuah apotek di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, nekat membuka praktik meski sudah tidak memiliki izin.

Aksi tersebut akhirnya diketahui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat hingga langsung melakukan penyegelan, Senin 26 Februari 2024.

Desi Tirtawati, Ketua Tim Kerja Farmasi dan Keamanan Pangan Dinkes Kabupaten Tangerang mengatakan, dari hasil pengawasan, pihaknya menemukan satu apotek yang izin prakteknya sudah tidak berlaku lantaran sudah dicabut sebelumnya.

"Meski (izin praktek) sudah dicabut, apotek ini masih melakukan kegiatan operasional mendistribusikan sediaan farmasi kepada masyarakat," ucapnya.

Pemilik apotek akan dibina terkait pengurusan izin sarana. Meski begitu, apotek ini dilarang melakukan kegiatan pendistribusian obat sampai sarananya mendapatkan izin.

"Kami akan memberikan pembinaan kepada pemilik toko tersebut agar dapat mengurus izin terlebih dahulu sebelum beroperasi kembali, atas temuan ini kami juga lakukan penyegelan kepada toko obat," lanjutnya.

Dengan temuan ini, Dinkes akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap sarana kefarmasian yang ada di Kabupaten Tangerang, sehingga mutu dan keamanan obat yang beredar di masyarakat dapat terjamin.

"Kami imbau mengimbau masyarakat agar berhati-hati membeli obat di apotek dengan memilih sarana yang berizin, serta selalu memperhatikan kemasan izin label dan juga tanggal kedaluwarsanya," papar Desi.

Ia berharap dengan kegiatan pengecekan apotek tersebut tidak ada lagi sarana distribusi obat ilegal.

Mengingat, distribusi obat yang tidak memiliki izin dapat membahayakan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Kami tidak ingin hal ini dapat merugikan masyarakat, jika terjadi kesalahan dalam pemberian obat ataupun adanya peredaran obat tanpa izin edar," pungkas Desi.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill