Connect With Us

145 Desa di Kabupaten Tangerang Diklaim Sudah Layak Anak

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 20 Maret 2024 | 23:40

Rapat koordinasi anggota gugus tugas Kota/Kabupaten Layak Anak di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Rabu 20 Maret 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pemperdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) terus berupaya dalam Pemenuhan Hak Anak (PHA), untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak (KLA).

Sejumlah upaya yang telah dilakukan yakni menetapkan Desa Layak Anak (DEKELA). Dari total 274 Desa/Kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 145 di antaranya sudah layak anak.

"Sedangkan dari total 29 Kecamatan yang ada, 20 di antaranya sudah menjadi Kecamatan Layak Anak (KELANA)," kata Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang Asep Suherman, saat rapat koordinasi anggota gugus tugas KLA di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Rabu 20 Maret 2024.

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang juga menetapkan 44 Puskesmas Pelayanan Ramah Anak dan 3 Rumah Sakit Pelayanan Ramah Anak di Kabupaten Tangerang. 

Untuk Sekolah Ramah Anak (SRA) pun, telah ditetapkan sebanyak 1.822 sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta, serta 1 SMA Negeri Berkebutuhan Khusus.

"Juga ada 50 Pondok Pesantren Ramah Anak," ucap Asep.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang Yani Sutisna mengatakan melalui sinergi antara perangkat daerah, camat, lembaga masyarakat, para pelaku dunia usaha dan media massa serta Forum Anak, diharapkan dapat mewujudkan Kabupaten Tangerang Gemilang Layak Anak.

"Sehingga dapat menuju Indonesia Layak Anak Tahun pada 2030," ungkapnya. 

Menurutnya, peran gugus tugas dalam penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak sangat diperlukan, untuk pemenuhan hak-hak anak, sehingga mampu memberikan perlindungan bagi anak-anak di wilayah Kabupaten Tangerang. 

"Peran Gugus Tugas mempunyai fungsi dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data kebijakan, program, dan kegiatan terkait pemenuhan hak anak, juga melaksanakan kebijakan, program, serta kegiatan sesuai dengan Rencana Aksi Daerah (RAD)-KLA," terang Yani.

Dia juga ingin agar raihan kategori KLA di Kabupaten Tangerang bisa mencapai tingkat Nindya pada tahun 2024. Sebab di tahun sebelumnya, Kabupaten Tangerang telah mencapai penghargaan kategori Madya sebanyak 4 kali.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

NASIONAL
Usai Kilang Balikpapan Beroperasi, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM ke Pertamina

Usai Kilang Balikpapan Beroperasi, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM ke Pertamina

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:32

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan mengarahkan badan usaha swasta penyalur bahan bakar minyak untuk memprioritaskan penyerapan BBM hasil produksi kilang dalam negeri.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill