KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Satu unit mobil SUV terjun ke parit sedalam tiga meter di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 17 Juli 2024.
Akibatnya, tujuh orang yang merupakan satu keluarga di dalam mobil tersebut mengalami luka ringan hingga harus dievakuasi.
Berdasarkan informasi, para korban ini berasal dari Bekasi, Jawa Barat yang rencananya akan menghadiri prosesi wisuda keluarganya di Politeknik Pelayaran, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Didi, saksi mata di lokasi mengatakan peristiwa itu berawal ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari kawasan Perumahan Regensi 2 menuju Kutabumi, Kabupaten tangerang.
"Dari arah sana itu mobil sudah oleng karena sopir ngantuk. Saat di lokasi, sopir buang setir ke arah kali, menabrak trotoar jalan hingga terjun ke dalam parit," ujarnya.
Warga yang melihat kecelakaan itu langsung berupaya menolong penumpang mobil. Posisi mobil terguling ke samping, sehingga evakuasi dilakukan lewat pintu belakang.
Beruntung para korban hanya mengalami luka ringan seperti lecet dan cidera. Mereka langsung dibawa ke klinik terdekat.
"Kondisi penumpang mengalami syok. Mobil full isi tujuh orangDievakuasi sekitar 15 menit," tambah Didi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGLiburan bersama keluarga tak selalu harus pergi jauh. Naik motor bersama, menikmati perjalanan, lalu menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas seru ternyata juga bisa menjadi pengalaman yang berkesan.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews