Connect With Us

Mau Hadiri Wisuda, Mobil Isi Satu Keluarga Terjun ke Parit 3 Meter di Pasar Kemis Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 17 Juli 2024 | 17:46

Mobil isi satu keluarga terjun ke parit diduga akibat sopir mengantuk di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 17 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu unit mobil SUV terjun ke parit sedalam tiga meter di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 17 Juli 2024.

Akibatnya, tujuh orang yang merupakan satu keluarga di dalam mobil tersebut mengalami luka ringan hingga harus dievakuasi.

Berdasarkan informasi, para korban ini berasal dari Bekasi, Jawa Barat yang rencananya akan menghadiri prosesi wisuda keluarganya di Politeknik Pelayaran, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Didi, saksi mata di lokasi mengatakan peristiwa itu berawal ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari kawasan Perumahan Regensi 2 menuju Kutabumi, Kabupaten tangerang.

"Dari arah sana itu mobil sudah oleng karena sopir ngantuk. Saat di lokasi, sopir buang setir ke arah kali, menabrak trotoar jalan hingga terjun ke dalam parit," ujarnya.

Warga yang melihat kecelakaan itu langsung berupaya menolong penumpang mobil. Posisi mobil terguling ke samping, sehingga evakuasi dilakukan lewat pintu belakang.

Beruntung para korban hanya mengalami luka ringan seperti lecet dan cidera. Mereka langsung dibawa ke klinik terdekat.

"Kondisi penumpang mengalami syok. Mobil full isi tujuh orangDievakuasi sekitar 15 menit," tambah Didi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
 Pabrik Baja di Tangerang Sudah Kemplang Pajak Sejak 2016, Begini Modusnya

Pabrik Baja di Tangerang Sudah Kemplang Pajak Sejak 2016, Begini Modusnya

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:13

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) menyebut sebanyak 40 perusahaan yang bergerak di sektor baja yang ada di Indonesia melakukan pengemplangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sejak tahun 2016.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill