Connect With Us

Tangani MPOX, Pemkab Tangerang Siapkan Ruang Isolasi di 3 RSUD

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 September 2024 | 14:32

Ilustrasi cacar monyet. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Guna menangani penyebaran MonkePox (MPOX), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiagakan fasilitas ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berada di wilayah tersebut

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang dr Achmad Muchlis menjelaskan saat ini ada sebanyak delapan ruang isolasi dengan masing-masing 10 tempat tidur, untuk menangani pasien yang terindikasi MPOX.

Ruang isolasi tersebut ditempatkan di rumah sakit umum yang fasilitas yang sudah mumpuni.

"Kita sementara baru tersedia di RSUD Tangerang ada empat ruangan, RSUD Pakuhaji dua ruangan dan RSUD Balaraja dua ruangan," katanya, Jumat 12 September 2024.

Selain ruang isolasi, sejumlah tim medis juga telah disiagakan baik dokter spesialis hingga perawat. Mereka siaga di rumah sakit serta puskesmas dengan tergabung dalam Tim Survailen.

"Tim Survailen yang sudah kami bentuk ini, apabila menemukan suspek MPOX dapat segera melaporkan ke Dinas Kesehatan agar selanjutnya ditindaklanjuti," papar Muchlis.

"Begitu pula, surat edaran sudah kita layangkan ke Puskesmas dan faskes-faskes yang ada di Kabupaten Tangerang. Dan Saat ini kita fokus mewaspadai Mpox," tambah dia.

Menurut Muchlis, kasus penyakit cacar monyet sudah menjadi perhatian organisasi kesehatan dunia, termasuk di Indonesia kaena penderitanya semakin bertambah.

Namun ia mengaku, sejauh ini di wilayah Kabupaten Tangerang belum ditemukan adanya warga yang terpapar penyakit MPOX tersebut.

"Kami belum menerima laporan terkait temuan MPOX, mudah-mudahan tidak ada. Meskipun begitu kami tetap siaga untuk mencegah kemunculan virus itu," kata dia.

Sementara itu, kasus MonkeyPox telah ditemukan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam temuan itu, ada lima orang terdeteksi dengan gejala, dua orang di antaranya terkonfirmasi positif terpapar virus tersebut.

"Kondisi pasien sudah sembuh. Berdasarkan data yang terlaporkan ke Dinkes, kasus terbanyak terjadi pada kelompok laki-laki dengan usia 22-49 tahun," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendralin Mahdaniar.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar Kota Tangerang Masih Berlaku, Syaratnya Pakai Seragam Sekolah

Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar Kota Tangerang Masih Berlaku, Syaratnya Pakai Seragam Sekolah

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan layanan gratis bagi pelajar untuk menggunakan Bus Tayo dan Si Benteng masih berlaku sampai saat ini.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill