Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com- Dalam beberapa waktu terakhir, kasus mpox atau cacar monyet dilaporkan meningkat di berbagai negara. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menegaskan bahwa hingga saat ini, Kota Tangerang masih bebas dari kasus positif mpox.
Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, penularan mpox dapat terjadi melalui kontak erat, baik langsung maupun tidak langsung. "Kontak fisik termasuk hubungan seksual. Lalu, penularan tidak langsung seperti melalui benda-benda. Jadi, apabila seseorang menyentuh atau menggunakan barang yang terinfeksi mpox maka dapat terpapar," bebernya.
BACA JUGA:
Lebih lanjut, Dini menyebut fasilitas kesehatan di Kota Tangerang telah siap untuk menangani kemungkinan kasus mpox, dan tracing akan segera dilakukan jika ditemukan kasus positif di lingkungan tertentu.
Nantinya, jika ada orang yang terindikasi telah terinfeksi, maka kontak erat akan dicari dan ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan laboratorium.
"Paling utama adalah bagaimana kita melakukan pencegahan sehingga tidak terjadi dan memutus penularan agar tidak menyebar. Maka, PHBS menjadi salah satu kunci utama dalam upaya pencegahan," tutupnya.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGDirektur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews