Connect With Us

Waspada Mpox! Begini Cara Penularan dan Tips Pencegahannya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 5 September 2024 | 14:37

Ilustrasi Mpox atau cacar monyet (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan mpox atau cacar monyet sebagai kedaruratan global pada 14 Agustus 2024, lalu.

Untuk itu, diperlukan pemahaman mengantisipasi mpox, termasuk gejala dan cara penularannya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Darto mengatakan, masyarakat Kota Tangerang khususnya perlu lebih waspada terhadap penyebaran mpox. Misalnya, segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan jika mengalami gejala seperti demam, flu, atau muncul ruam, segera konsultasi ke tenaga kesehatan.

"Ini bukan membuat warga menjadi takut, namun bagian dari meningkatkan kewaspadaan," jelasnya.

Cara Penularan Mpox

Mpox dapat menular melalui kontak erat dengan penderita, terutama jika terdapat ruam. Penularan bisa terjadi lewat tatap muka, kontak kulit ke kulit, mulut ke mulut, atau kontak seksual. 

Selain itu, benda yang terkontaminasi, seperti pakaian, tempat tidur, handuk, atau gagang pintu yang telah disentuh oleh penderita, juga bisa menularkan virus jika disentuh orang lain.

Tips Pencegahan Mpox

Untuk mencegah penyebaran mpox, ada beberapa langkah yang bisa diambil:

  1. Batasi kontak dengan penderita mpox atau hewan yang berpotensi membawa virus.
  2. Bersihkan lingkungan secara rutin dengan desinfektan untuk mencegah kontaminasi.
  3. Hindari konsumsi daging liar atau menangani hewan liar yang mungkin terinfeksi.
  4. Masak daging dengan benar sebelum dikonsumsi untuk meminimalisir risiko penularan.
  5. Segera periksa diri ke rumah sakit setelah pulang dari negara yang terdapat kasus mpox, terutama jika muncul gejala.
  6. Pantau kondisi kesehatan diri dan kontak erat jika mengalami tanda-tanda yang mirip dengan gejala mpox.

Apabila ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala seperti mpox, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pencegahan sejak dini dan deteksi cepat dapat membantu menghindari penyebaran virus ini lebih lanjut.

KOTA TANGERANG
Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Gubernur Banten Andra Soni memberikan instruksi tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten untuk segera menindak industri yang terbukti mencemari Sungai Cisadane.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill