Connect With Us

Warga Ciputat Tangsel Ditemukan Tewas Mengambang di Bawah Jembatan Cisauk

Yanto | Rabu, 9 Oktober 2024 | 21:17

Petugas BPBD mengevakuasi maat pria di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Jembatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Rabu 09 Oktober 2024, sore. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Mayat seorang pria ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Jembatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Rabu 09 Oktober 2024, sore.

Kapolsek Cisauk Polres Tangsel AKP Dhedy mengatakan korban diketahui AA, 41, warga Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Ia ditemukan pada pukul 16.45 WIB.

"Iya, ada mayat laki-laki, saat dicek identitasnya warga Ciputat. Korban mengambang dan nyangkut di aliran Sungai Cisadane, tepatnya bawa Jembatan Cisauk," ujarnya.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak memancing di lokasi.

"Warga tersebut hendak memancing dan melihat ada mayat. Lalu Langsung menghubungi Polsek Cisauk," ujar Dhedy.

Atas laporan warga petugas Polsek Cisauk bersama tim BPBD Tangsel menuju TKP untuk evakuasi mayat tersebut. Belum diketahui penyebab korban meninggal. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Cisauk.

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill