Connect With Us

Kenali Hernia Inguinal pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 24 Desember 2024 | 09:39

Ilustrasi Anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Hernia inguinal adalah kondisi di mana sebagian organ dalam perut, seperti usus, menonjol keluar melalui area selangkangan akibat saluran yang tidak menutup sempurna.

Kondisi ini sering dialami oleh bayi laki-laki, terutama yang lahir prematur, dan ditandai dengan munculnya benjolan kecil di selangkangan, yang semakin jelas saat anak menangis atau mengejan.  

Dalam perkembangan janin laki-laki, terdapat saluran bernama prosesus vaginalis yang seharusnya menutup sebelum lahir. Jika saluran ini tidak menutup, organ dalam perut dapat keluar dan membentuk hernia.  

Hernia inguinal paling sering terjadi pada beberapa kelompok usia rentan, yakni bayi baru lahir dan balita (0–1 tahun), anak usia 1–5 tahun, dan anak usia sekolah (6–12 tahun) Penyebab dan Faktor Risiko  

Dokter Spesialis Bedah Anak di Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Kozzy, Sp.BA menjelaskan, hernia inguinal biasanya disebabkan oleh kelainan bawaan. 

Kelainan ini terjadi ketika saluran yang menghubungkan rongga perut dan selangkangan tidak menutup sempurna sebelum lahir.  

"Orang tua perlu peka terhadap tanda-tanda hernia inguinal. Dengan deteksi dini dan penanganan tepat di fasilitas yang memadai, anak dapat terhindar dari risiko komplikasi dan tumbuh sehat seperti seharusnya," ujar dr. Kozzy.

Adapun faktor risiko lainnya antara lain, lahir prematur, berat badan lahir rendah, jenis kelamin laki-laki (6 kali lebih berisiko), serta kelainan bawaan pada dinding perut, seperti gastroschisis dan omfalokel  

Gejala Hernia Inguinal

Terdapat beberapa gejala hernia inguinal yang perlu diwaspadai, seperti: 

  1. Benjolan di area selangkangan yang terlihat lebih jelas saat anak menangis, batuk, atau mengejan. 
  2. Anak terlihat rewel atau tidak nyaman, terutama saat benjolan terjepit. 
  3. Jika dibiarkan, hernia dapat menyebabkan komplikasi serius seperti hernia strangulata, yang ditandai dengan rasa nyeri hebat dan membutuhkan penanganan darurat. Pencegahan dan Penanganan  

Langkah Pencegahan

  • Awasi tanda-tanda awal seperti benjolan di selangkangan.
  • Pastikan pola makan anak sehat untuk mencegah sembelit. 
  • Rutin memeriksa bayi prematur untuk deteksi dini.  

Prosedur Penanganan

Hernia inguinal tidak dapat sembuh dengan sendirinya dan membutuhkan operasi, yaitu herniotomi. Prosedur ini bertujuan mengembalikan organ ke posisi semula dan menutup saluran yang terbuka.  

Proses herniotomi meliputi :

  1. Operasi dilakukan dengan bius umum. Sayatan kecil dibuat di area selangkangan untuk memperbaiki jaringan. 
  2. Operasi berlangsung 30-45 menit dengan tingkat keberhasilan tinggi. 
  3. Alternatif lainnya adalah metode laparoskopi yang melibatkan sayatan lebih kecil dan hasil kosmetik yang lebih baik.  

Direktur Bethsaida Hospital dr. Pitono mengatakan, Klinik Bedah Anak di Bethsaida Hospital Gading Serpong menyediakan fasilitas lengkap untuk menangani hernia inguinal. Didukung dokter spesialis berpengalaman dan teknologi medis terkini, Bethsaida memastikan perawatan optimal bagi setiap anak.  

"Kami berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan perawatan terbaik demi tumbuh kembang yang sehat dan berkualitas," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Warga Kresek Tangerang Kembali Dilanda Banjir, 185 Rumah Terendam

Warga Kresek Tangerang Kembali Dilanda Banjir, 185 Rumah Terendam

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:04

Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill