2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com- Otak merupakan pusat kendali tubuh manusia, sehingga memainkan peran vital dalam mengatur emosi, pikiran, dan gerakan.
Namun, terdapat beberapa kelainan pada otak seperti stroke, aneurisma, tumor, atau malformasi pembuluh darah yang dapat mengganggu fungsi tubuh.
Kelainan pada otak dapat disebabkan oleh faktor genetik, trauma kepala, penyakit metabolik seperti tekanan darah tinggi atau diabetes, infeksi, serta gaya hidup tidak sehat.
Gejalanya meliputi sakit kepala berat, gangguan penglihatan, mual, muntah, kehilangan keseimbangan, mati rasa pada satu sisi tubuh, hingga kejang-kejang.
Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah teknologi pencitraan canggih yang memanfaatkan sinar-X untuk menampilkan pembuluh darah secara rinci dengan menghilangkan struktur lain seperti tulang. Teknologi ini memungkinkan diagnosis akurat dan perencanaan penanganan berbagai kelainan pembuluh darah otak.
Dokter Subspesialis Radiologi Intervensi Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Febian Sandra, Sp.Rad, Subsp.RI(K) mengatakan, DSA dapat mempermudah diagnosis kelainan otak dan menjadi panduan dalam prosedur medis seperti thrombectomy untuk stroke, coiling pada aneurisma, atau embolisasi pada malformasi pembuluh darah dan tumor.
"Dengan teknologi ini, pasien bisa terdiagnosis dengan lebih cepat dan tepat," ujarnya.
1. Aneurisma Serebral
Membantu mendeteksi pelebaran abnormal pada pembuluh darah, sehingga intervensi seperti coiling dapat direncanakan dengan akurat.
2. Malformasi Arteriovenosa (MAV)
Memvisualisasikan hubungan arteri dan vena yang abnormal untuk menentukan pengobatan terbaik.
3. Stenosis dan Oklusi
Mengidentifikasi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan stroke.
4. Tumor Vaskularisasi
Menampilkan suplai darah tumor untuk mempermudah prosedur medis.
5. Pendarahan Intrakranial
Menentukan sumber perdarahan akibat aneurisma atau MAV.
Direktur Bethsaida Hospital dr. Pitono menjelaskan, Bethsaida Hospital Gading Serpong dilengkapi fasilitas canggih seperti CT Scan 512 Slice, MRI 1.5 Tesla, dan Cath-Lab, didukung tim dokter berpengalaman untuk memastikan layanan terbaik.
"Oleh karena itu menjaga kesehatan otak sangatlah penting untuk mendukung kualitas hidup, mencegah penyakit seperti stroke, Alzheimer, atau gangguan saraf lainnya, serta memastikan tubuh dapat berfungsi dengan optimal setiap hari," katanya.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews