Connect With Us

Mengenal Kelainan Otak dan Deteksi Modern dengan Teknologi DSA di Bethsaida Hospital 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 5 Desember 2024 | 12:32

Ilustrasi otak. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Otak merupakan pusat kendali tubuh manusia, sehingga memainkan peran vital dalam mengatur emosi, pikiran, dan gerakan. 

Namun, terdapat beberapa kelainan pada otak seperti stroke, aneurisma, tumor, atau malformasi pembuluh darah yang dapat mengganggu fungsi tubuh.

Penyebab dan Gejala Kelainan Otak 

Kelainan pada otak dapat disebabkan oleh faktor genetik, trauma kepala, penyakit metabolik seperti tekanan darah tinggi atau diabetes, infeksi, serta gaya hidup tidak sehat. 

Gejalanya meliputi sakit kepala berat, gangguan penglihatan, mual, muntah, kehilangan keseimbangan, mati rasa pada satu sisi tubuh, hingga kejang-kejang.  

Apa Itu Digital Subtraction Angiography? 

Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah teknologi pencitraan canggih yang memanfaatkan sinar-X untuk menampilkan pembuluh darah secara rinci dengan menghilangkan struktur lain seperti tulang. Teknologi ini memungkinkan diagnosis akurat dan perencanaan penanganan berbagai kelainan pembuluh darah otak.  

Dokter Subspesialis Radiologi Intervensi Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Febian Sandra, Sp.Rad, Subsp.RI(K) mengatakan, DSA dapat mempermudah diagnosis kelainan otak dan menjadi panduan dalam prosedur medis seperti thrombectomy untuk stroke, coiling pada aneurisma, atau embolisasi pada malformasi pembuluh darah dan tumor.  

"Dengan teknologi ini, pasien bisa terdiagnosis dengan lebih cepat dan tepat," ujarnya.

1. Aneurisma Serebral

Membantu mendeteksi pelebaran abnormal pada pembuluh darah, sehingga intervensi seperti coiling dapat direncanakan dengan akurat.  

2. Malformasi Arteriovenosa (MAV)

Memvisualisasikan hubungan arteri dan vena yang abnormal untuk menentukan pengobatan terbaik.  

3. Stenosis dan Oklusi

Mengidentifikasi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan stroke.  

4. Tumor Vaskularisasi

Menampilkan suplai darah tumor untuk mempermudah prosedur medis.  

5. Pendarahan Intrakranial

Menentukan sumber perdarahan akibat aneurisma atau MAV.  

Keunggulan DSA di Bethsaida Hospital

  • Minimal invasif, dengan risiko rendah.
  • Akurasi tinggi, memungkinkan diagnosis rinci. 
  • Pemulihan cepat, mendukung kenyamanan pasien. 
  • Gambar resolusi tinggi, untuk mendeteksi kelainan detail. 
  • Panduan prosedur real-time, seperti pemasangan stent atau koil embolisasi.  

Direktur Bethsaida Hospital dr. Pitono menjelaskan, Bethsaida Hospital Gading Serpong dilengkapi fasilitas canggih seperti CT Scan 512 Slice, MRI 1.5 Tesla, dan Cath-Lab, didukung tim dokter berpengalaman untuk memastikan layanan terbaik.  

"Oleh karena itu menjaga kesehatan otak sangatlah penting untuk mendukung kualitas hidup, mencegah penyakit seperti stroke, Alzheimer, atau gangguan saraf lainnya, serta memastikan tubuh dapat berfungsi dengan optimal setiap hari," katanya. 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill