Connect With Us

Gegara Klakson, Driver Ojol Dianiaya Juru Parkir Liar di Gading Serpong

Yanto | Minggu, 9 Maret 2025 | 22:48

Ilustrasi penganiayaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang driver ojek online (Ojol) bernama Muhammad Raffi Fadli menjadi korban pemukulan oleh juru parkir yang berlokasi di Jalan Raya Sekolah Panabur Gading Serpong, Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Kejadian peristiwa itu bermula ketika Raffi menunggu satu unit mobil keluar dari tempat parkir, namun mobil tersebut tak kunjung bergerak.

"Saya tungguin mobilnya keluar, tapi nggak keluar-keluar, cuma ngasih sein doang," ujar Raffi.

Merasa terhambat, ia kemudian membunyikan klakson dan meminta tukang parkir untuk memberi jalan. Namun, bukannya membantu, tukang parkir tersebut justru bersikap agresif.

Tanpa peringatan, pria yang diduga preman itu langsung melayangkan pukulan kepada korban hingga berkali-kali.

"Tonjokan pertama saya tangkis, sampai handphone saya mental, jadi nggak sempat merekam kejadian," katanya.

Namun, pukulan kedua mengenai wajahnya tepat di bagian hidung. Meski kejadian itu disaksikan banyak orang, tak ada yang berani membantu.

Bahkan, beberapa pengemudi ojek online yang berada di lokasi hanya bisa diam karena takut terhadap pelaku. 

"Ada yang mau nolongin, tapi langsung ditantangin sama dia. Katanya kalau ada yang ikut campur, bakal disikat," ujar Raffi menirukan ancaman pelaku.

Raffi yang mengalami luka akibat pemukulan itu mencoba mencari keadilan dengan mendatangi Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dengan nomor laporan polisi: LP/180/B/III/2025/Sek.Klp.Dua/Res.Tangsel/PMJ tanggal 09 Maret 2025.

Namun, upayanya untuk melapor tidak berjalan mulus. Sebab, pelaku pemukulan tidak ada di lokasi, berdasarkan informasi warga setempat sudah kembali ke rumah.

"Saya cari dari siang sampai sore, enggak ada yang kelihatan," tuturnya.

Menurut keterangan warga sekitar, pelaku memang dikenal sebagai preman yang sering berkeliaran di daerah tersebut.

Para ojek online dan pedagang sekitar pun mengaku takut, untuk menegur atau melawan pelaku karena reputasinya yang kasar.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang aksi premanisme di wilayah hukum Polres Tangsel yang meresahkan masyarakat. 

Korban pun berharap Polres Tangsel agar menindak secara tegas agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill