Connect With Us

PLN Teluk Naga Nyalakan Lima Rumah Warga Pra-Sejahtera di Rajeg Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:04

PLN UID Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Teluk Naga menyalurkan sambungan listrik gratis bagi lima keluarga pra-sejahtera di Kampung Sumur Daon, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Teluk Naga menyalurkan sambungan listrik gratis bagi lima keluarga pra-sejahtera di Kampung Sumur Daon, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dalam rangkaian program donasi sosial Light Up The Dream (LUTD). 

Program ini bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN yang dialokasikan untuk membantu warga kurang mampu agar dapat memiliki sambungan listrik resmi berikut instalasinya.

Seremoni penyalaan dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Manager PLN UP3 Teluk Naga Muhammad Wardi Hadi yang memimpin prosesi penyalaan di salah satu rumah penerima. 

“Program Light Up The Dream adalah bentuk solidaritas para insan PLN. Di balik penyalaan listrik ini, ada masa depan yang kami bantu nyalakan. Ini bukan sekadar lampu menyala, tapi juga langkah awal untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Wardi.

Pelaksanaan di Rajeg turut melibatkan Srikandi PLN UP3 Teluk Naga yang mendampingi warga sejak tahap pendataan, pemasangan instalasi, hingga edukasi keselamatan ketenagalistrikan. 

Srikandi PLN juga menyerahkan perlengkapan kelistrikan standar agar pemanfaatan listrik berlangsung aman. Pendampingan lapangan ini dimaksudkan untuk mencegah praktik sambungan liar yang berisiko kebakaran maupun gangguan jaringan.

Umi Kalsum, salah satu warga penerima, mengaku sebelumnya bertahun-tahun menyalur listrik dari tetangga dengan daya minim. 

“Sekarang rumah saya terang tanpa harus menyalur dari rumah sebelah. Anak-anak bisa belajar dengan tenang. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan ini,” tuturnya.

Diketahui, program Light Up The Dream telah digulirkan PLN secara nasional sejak 2020 sebagai inisiatif sosial berbasis donasi pegawai. 

Sejauh ini, lebih dari 34.000 keluarga di berbagai daerah telah mendapat akses listrik melalui program tersebut, termasuk 417 pelanggan baru yang terealisasi pada semester pertama 2025. 

Selain membuka akses penerangan dasar, sambungan listrik legal kerap menjadi pintu masuk peningkatan kualitas hidup, mulai dari aktivitas belajar anak, kegiatan rumah tangga, hingga peluang usaha mikro di tingkat keluarga.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengapresiasi pegawai dan jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan program Light Up The Dream lantaran mencerminkan semangat gotong royong dalam tubuh PLN. 

“Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menyalurkan kepedulian. Di Banten, kami akan terus melanjutkan upaya ini agar seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat dari energi yang andal, aman, dan berkelanjutan,” tutup Joharifin.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill