Connect With Us

Musim Hujan Datang Lebih Cepat, 19 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Rawan Bencana

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 November 2025 | 15:02

Rapat Koordinasi Darurat (Rakor) mitigasi bencana cuaca ekstrem bersama seluruh Forkopimda dan instansi terkait di Kabupaten Tangerang, Selasa 18 November 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan mengenai perubahan pola iklim yang signifikan.

Ketua Tim Kerja Meteorologi dan Klimatologi BMKG Wilayah II Ana Oktavia Sejawati  menjelaskan bahwa pola iklim tahun ini berbeda drastis.

"Musim kemarau 2025 berlangsung singkat, dan hujan sudah mulai datang lebih awal, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Tangerang," katanya saat Rapat Koordinasi Darurat (Rakor) bersama seluruh Forkopimda dan instansi terkait, Selasa 18 November 2025.

Ia menegaskan bahwa periode fase peralihan seperti saat ini justru menjadi masa paling rawan.

Potensi cuaca ekstrem, mulai dari hujan intensitas tinggi, angin kencang, hingga genangan, lebih mungkin terjadi sebelum musim hujan penuh berlangsung.

"Kami memproyeksikan puncak musim hujan akan terjadi pada Februari 2026, dengan kemungkinan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem, khususnya di wilayah rawan bencana," jelasnya.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau Pemkab Tangerang untuk menjadikan informasi prakiraan cuaca ini sebagai dasar utama dalam penyusunan kebijakan dan langkah-langkah mitigasi bencana.

 

19 Kecamatan Rawan Banjir dan Longsor

Menanggapi prediksi BMKG, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kesiagaan.

Tercatat, sebanyak 19 kecamatan di Kabupaten Tangerang masuk kategori rawan banjir saat hujan lebat berdurasi panjang.

"Semua wilayah harus siap. Para camat dan OPD terkait sudah kami minta meningkatkan kesiagaan," tegasnya.

Sebagai langkah preventif di tingkat komunitas, Bupati meminta para camat untuk menggerakkan kerja bakti rutin setiap hari Jumat guna membersihkan saluran air.

"Selain banjir, Pemkab Tangerang juga melakukan pemetaan titik rawan longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya," tutupnya.

KOTA TANGERANG
Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Senin, 14 September 2026 | 21:23

Revitalisasi Pasar Anyar sudah rampung sejak 2025. Namun, suasana pasar belum seperti yang diharapkan. Sejumlah los masih belum dibuka, dan sebagian pedagang memilih tetap berjualan di luar bangunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill