Connect With Us

BGN Genjot Penambahan Ahli Gizi, SPPG Tangerang Butuh Ratusan Tenaga Baru

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 21 November 2025 | 18:56

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Penataan Organisasi dan Antar Kelembagaan Lodewyk Pusung. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan penambahan tenaga ahli gizi di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN Bidang Penataan Organisasi dan Antar Kelembagaan Lodewyk Pusung menyampaikan bahwa program MBG memerlukan sekitar 30 ribu tenaga ahli gizi.

Ia menambahkan, kebutuhan besar ini masih dibahas lebih lanjut antarinstansi pemerintah untuk mencari skema pemenuhan yang tepat.

"Tanggung jawab saya untuk menyiapkan itu. Jadi kita enggak usah ribut, kurang ahli gizi, kalau kurang, kita tambah," ujar Lodewyk pada Jumat 21 November 2025.

Lodewyk menjelaskan setiap SPPG yang menjalankan layanan MBG harus memiliki setidaknya satu ahli gizi.

Tenaga tersebut bertugas menyusun rencana menu dengan komposisi gizi seimbang, menghitung kebutuhan gizi sesuai ketentuan, serta memastikan mutu dan keamanan pangan dalam program MBG tetap terjaga.

Tenaga ahli gizi di Indonesia diakui jumlahnya masih sangat terbatas. Karena itu, Lodewyk menuturkan bahwa BGN kini tengah menjalin koordinasi dengan berbagai perguruan tinggi, untuk mendorong lahirnya lebih banyak lulusan gizi yang kompeten.

"Karena ahli gizi yang ada sekarang itu memang belum begitu banyak. Nah, mudah-mudahan ke depan universitas itu mendidik ahli-ahli gizi. Saya juga sudah rapat dengan Kementerian Tenaga Kerja," terangnya.

Lodewyk menambahkan, BGN kini turut mempercepat proses sertifikasi bagi tenaga penjamah makanan, sebab sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan penting dalam penerbitan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) bagi setiap SPPG.

"Kita akan siapkan, termasuk chefnya, itu akan kita didik," ucapnya.

Sementara itu, Koordinator SPPG Wilayah Tangerang Priyo Basuki menyebut jumlah ahli gizi saat ini yang ada di SPPG Kabupaten Tangerang masih kurang.

"Sekarang baru 94, sementara jumlah SPPG yang sudah beroperasi ada 119," ungkapnya.

Priyo menambahkan, kedepannya jumlah ahli gizi yang dibutuhkan SPPG di Kabupaten Tangerang masih harus ditambah.

"Masih harus ditambah, kan target SPPG di Tangerang 334, jadi jumlah ahli gizinya harus sesuai," tutupnya.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill