Connect With Us

Waspada Potensi Banjir Rob di Pesisir Banten, Akibat Supermoon dan Puncak Musim Hujan

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 2 Desember 2025 | 12:43

Banjir rob yang diakibatkan pasang air laut di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / BPBD Kabupaten Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang periode natal dan tahun baru (Nataru) 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi banjir rob akan melanda sejumlah wilayah pesisir Banten.

Peningkatan naiknya tinggi muka air laut disebabkan oleh gabungan fenomena supermoon dan bulan purnama yang akan terjadi pada awal dan akhir Desember 2025.

Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG Merak Banten Trian Asmarahadi menyebut seluruh wilayah pesisir Banten memiliki potensi terdampak banjir rob, mulai dari pesisir utara, Selat Sunda, hingga pesisir selatan.

"Pasang maksimum diprediksi terjadi pada 4 dan 20 Desember, hal ini terjadi karena adanya supermoon dan bulan purnama pada tanggal tersebut," ujar Trian pada Selasa 02 Desember 2025.

BMKG memprediksi potensi terjadinya banjir rob di wilayah pesisir utara Serang dan Tangerang diperkirakan pada tanggal 5-13 Desember dan 20-26 Desember 2025.

Sedangkan untuk wilayah pesisir Selat Sunda Pandeglang diperkirakan terjadi pada tanggal 10-16 Desember dan 23-24 Desember 2025.

Untuk wilayah pesisir selatan Pandeglang dan Lebak diprakirakan terjadi pada tanggal 9-17 Desember dan 21-28 Desember 2025.

Trian menuturkan rob pada periode tersebut diperkirakan akan lebih tinggi dari kondisi normal karena bertepatan dengan masa puncak musim hujan.

“Curah hujan yang meningkat dapat memicu kenaikan muka laut, sehingga rob kali ini bisa lebih tinggi,” tutur Trian.

BMKG mengimbau warga untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan menghindari aktivitas berisiko di pesisir pada periode pasang maksimum.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik menegaskan pihaknya telah menyiapkan seluruh sumber daya untuk mengantisipasi potensi bencana yang berkaitan dengan cuaca ekstrem, termasuk banjir akibat hujan maupun rob.

"BPBD siap membantu masyarakat dengan seluruh sarana yang tersedia. Kami sudah menyiapkan perahu evakuasi, pelampung, pompa alkon, senso atau alat pemotong, hingga logistik bagi warga yang terdampak,” tegas Taufik.

BANDARA
Tergiur Upah Rp40 Juta, Mahasiswa Asal Aceh Selundupkan 3,9 Kg Sabu di Bandara Soetta

Tergiur Upah Rp40 Juta, Mahasiswa Asal Aceh Selundupkan 3,9 Kg Sabu di Bandara Soetta

Senin, 15 Juni 2026 | 20:17

Seorang mahasiswa asal Aceh berinisial NF ditangkap aparat Kepolisian bersama Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang lantaran berupaya menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 3,974 kilogram.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill